111 Hoax Vaksin Covid-19 di Facebook Hingga TikTok Dihapus

1 min


114
849 shares, 114 points

Jakarta, StikerWA Indonesia — Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengklaim sudah menghapus 111 isu hoax vaksin Covid-19 yang tersebar di media sosial. 111 isu hoax tersebut tersebar di Facebook 471 sebaran, Instagram (9), Twitter (45), YouTube (38) dan TikTok 15.
“Hoax tersebut sudah diturunkan oleh Tim AIS Kominfo,” kata Koordinator Pengendalian Internet Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo, Anthonius Malau, mengutip Antara, Selasa (23/2).
Kominfo melihat kecenderungan hoax soal vaksin COVID-19 meningkat, akan berdampak serius jika tidak ditangani. Atas dasar itu Kominfo menggandeng kementerian, lembaga, maupun pemerintah daerah untuk menangani misinformasi (hoax) tentang vaksin COVID-19.

situsjodoh.com pastiterjual.com
lowongan kerja resep kuliner cookpad nonton film online bursa jual beli barang antik




“Karena vaksin ini menjadi program pemerintah yang tidak boleh gagal, program ini harus berhasil seperti yang dikatakan para ahli untuk mencapai target herd immunity masyarakat, supaya COVID-19 bisa dikendalikan,” katanya.
Untuk menangani konten hoax vaksin COVID-19 di media sosial, Kominfo menggandeng berbagai lembaga antara lain kepolisian dan Kementerian Kesehatan. Kominfo menilai pandangan dari lembaga lain adalah penting untuk mengatasi hoax soal vaksin ini.
“Syaratnya adalah kalau laporan masyarakat harus lengkap supaya cepat dapat ditindaklanjuti,” kata Anthonius.
Kementerian Kesehatan, menurut Anthonius, merupakan lembaga yang memahami hal-hal yang berkaitan dengan vaksin COVID-19. Setelah mendapat informasi yang valid, Kominfo akan memberi label atau stempel pada konten yang diselidiki.
Konten yang sudah dilabeli sebagai kemudian disebarkan ke lembaga lain, termasuk pemerintah daerah untuk disosialisasikan hingga ke masyarakat. Anthonius melihat peran pemerintah daerah penting untuk menyebarkan klarifikasi soal hoax kepada masyarakat.
Kominfo juga diminta untuk menyebarkan klarifikasi hoax dalam bentuk poster dan ditempel di Puskesmas, agar masyarakat bisa membaca langsung.
Ketika informasi yang valid menjadi konsumsi masyarakat, Kominfo berharap masyarakat bisa menyebarkan lebih luas lagi informasi tersebut sehingga tidak ada lagi orang yang menolak vaksin COVID-19.
(antara/DAL)

[Gambas:Video StikerWA]


Like it? Share with your friends!

114
849 shares, 114 points

What's Your Reaction?

Marah Marah
0
Marah
Suka Suka
0
Suka
Kaget Kaget
0
Kaget
Muntah Muntah
0
Muntah
Sedih Sedih
0
Sedih
Ketawa Ketawa
0
Ketawa
Cinta Cinta
0
Cinta
Ngakak Ngakak
0
Ngakak
Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format