19 April LINE akan Melaporkan Kasus Kebocoran Data Pribadi kepada Pemerintah Jepang

situsjodoh.com pastiterjual.com

Laporan Koresponden StikerWA.com, Richard Susilo dari Jepang
StikerWA.COM, TOKYO – LINE akan mempertanggungjawabkan kasus kebocoran data penggunanya secara tertulis kepada pemerintah Jepang pada 19 April mendatang.
“Menanggapi masalah ini, LINE akan melaporkan perincian masalah dan langkah-langkah keamanan kepada Kementerian Dalam Negeri dan Komunikasi pada tanggal 19 April dan perusahaan induk Z Holdings juga sedang melakukan penyelidikan terperinci oleh komite ahli,” ungkap sumber StikerWA.com, Kamis (15/4/2021).
Seperti diketahui, LINE melaporkan bahwa datanya bocor diakses 32 kali oleh China.
LINE menjelaskan bahwa penjelasan dan pertimbangan kepada pengguna tidak mencukupi, tetapi untuk detail seperti status pemanfaatan sistem reservasi vaksin oleh pemerintah daerah saat ini.
“Berfokus pada item yang disurvei oleh Komisi Perlindungan Informasi Pribadi, kami dalam posisi untuk diverifikasi oleh pihak ketiga, jadi kami tidak akan menjawab,” tambahnya.
“LINE merupakan infrastruktur penting yang telah digunakan oleh banyak orang dan juga digunakan oleh kementerian dan pemerintah daerah, dan meskipun merupakan layanan swasta, LINE merupakan infrastruktur penting yang telah digunakan oleh banyak orang merupakan bagian dari strategi keamanan siber nasional,” ungkap Yoichiro Itakura, seorang pengacara yang akrab dengan masalah perlindungan informasi pribadi.
Baca juga: Antisipasi Covid-19, Relay Obor Olimpiade di Okinawa Jepang tak Berlangsung di Jalan Utama
Menurut Itakura, masyarakat Jepang harus dianggap sebagai target untuk dilindungi dari serangan dan intelijen asing.
“Saat ini setiap pemerintah daerah secara individu memutuskan penanganan informasi pribadi dalam layanan pemerintah daerah menggunakan LINE sesuai dengan masing-masing peraturan perlindungan informasi pribadi.”
“Namun, terkait layanan pemerintah daerah yang menggunakan LINE, menurut saya pemerintah pusat harus memberikan pedoman tertentu terkait penanganan informasi pribadi di setiap bidang,” lanjut Itakura.