400 merek dunia lakukan boikot atas Facebook, pengiklan frustasi

1 min


120
909 shares, 120 points

ILUSTRASI. Logo Facebook. REUTERS/Dado Ruvic/Illustration Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie KONTAN.CO.ID – NEW YORK/SAN FRANCISCO. Iklan untuk lebih dari 400 merek dunia, termasuk Coca-Cola dan Starbucks, lenyap dari Facebook pada hari Rabu (1/7/2020). Kondisi ini terjadi setelah pembicaraan terakhir untuk menghentikan boikot atas pidato kebencian di situs tersebut menemui jalan buntu. Melansir Reuters, sejumlah kelompok hak sipil AS telah meminta perusahaan multinasional untuk membantu menekan raksasa media sosial agar mengambil langkah konkret dalam memblokir pidato kebencian setelah kematian George Floyd dan di tengah panasnya isu nasional terkait rasisme. Tiga sumber Reuters yang berpartisipasi dalam pertemuan mengatakan, eksekutif Facebook termasuk wakil presiden solusi bisnis global Carolyn Everson dan direktur kebijakan publik Neil Potts, mengadakan setidaknya dua pertemuan dengan para pengiklan pada hari Selasa, menjelang pelaksanaan boikot satu bulan yang direncanakan. Baca Juga: Ramai-ramai perusahaan ternama mulai menghentikan beriklan di Facebook Akan tetapi, lanjut sumber tersebut, para eksekutif tidak memberikan rincian baru tentang bagaimana mereka akan menangani pidato kebencian. Sebagai gantinya, mereka menunjuk kembali ke siaran pers baru-baru ini, membuat pengiklan frustasi karena rencana itu tidak cukup untuk menangani masalah ini. “Ini sama sekali tidak bergerak,” kata seorang eksekutif di sebuah agensi iklan besar tentang percakapan itu. Seorang sumber Reuters bilang, kepala Eksekutif Facebook Mark Zuckerberg setuju untuk bertemu dengan penyelenggara boikot. Salah satu kelompok itu, Liga Anti-Pencemaran Nama Baik, mengatakan pertemuan itu akan terjadi pada hari Senin atau Selasa minggu depan. Baca Juga: Semakin meluas, Volkswagen ikut honda boikot iklan di Facebook Organisasi hak-hak sipil AS lainnya, termasuk Anti-Defamation League, NAACP dan Color of Change memulai kampanye “Stop Hate for Profit” setelah kematian Floyd, seorang pria kulit hitam yang meninggal di bawah lutut seorang polisi kulit putih bulan lalu. Sumber : Reuters Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

situsjodoh.com pastiterjual.com
lowongan kerja nonton film online resep kuliner cookpad nonton film online bursa jual beli barang antik

Like it? Share with your friends!

120
909 shares, 120 points

What's Your Reaction?

Marah Marah
0
Marah
Suka Suka
0
Suka
Kaget Kaget
0
Kaget
Muntah Muntah
0
Muntah
Sedih Sedih
0
Sedih
Ketawa Ketawa
0
Ketawa
Cinta Cinta
0
Cinta
Ngakak Ngakak
0
Ngakak
Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format