Ada PPKM, Konsumen Rodalink Indonesia Bisa Beli Sepeda via Whatsapp

situsjodoh.com pastiterjual.com

Bisnis.com, JAKARTA –  Sebagai dukungan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat hingga status Level 4, Rodalink Indonesia melakukan pelayanan transaksi secara daring. Marketing Communications Rodalink Indonesia Rina Mutia mengatakan layanan ini memudahkan konsumen untuk beli sepeda hanya lewat aplikasi pesan WhatsApp dari rumah saja. Dia menyebutkan untuk menggunakan layanan ini sangatlah gampang. Konsumen hanya perlu memilih toko Rodalink terdekat melalui informasi yang tertulis di situs resmi Rodalink yaitu Rodalink.com/id “Setiap toko memiliki sambungan telepon dan nomor WhatsApp sendiri, yang terhubung dengan staf yang akan melayani kebutuhan dan mengurus pengiriman barang agar sampai ke tangan konsumen,” ujarnya dalam siaran pers, Jumat (30/7/2021). Selain WhatsApp, jaringan toko sepeda dengan 48 outlet yang tersebar di Indonesia, Malaysia dan Singapura ini juga mengoptimalkan promosi melalui media sosial Instagram, Facebook hingga Youtube Rodalink Indonesia, agar memudahkan konsumen menjangkau dan berkomunikasi dengan tim Rodalink. Perusahaan juga turut menggandeng e-commerce Tokopedia dan BliBli untuk melakukan penjualan sepeda dan perlengkapannya. Saat ini, perusahaan telah menutup walk-in di seluruh outlet pemasarannya untuk mengikuti aturan PPKM darurat. “Dalam situasi seperti ini, Rodalink tidak berhenti memikirkan kebutuhan konsumen. Kami sadar kebutuhan bersepeda sebagai salah satu sarana olahraga yang paling aman dan bisa diandalkan di masa pandemi, karena memungkinkan kita tidak ada kontak langsung dengan orang lain, sehingga melalui program ini kami berharap masyarakat yangberada di rumah tetap bisa menjaga imunitas saat ingin berbelanja sepeda yang berkualitas,” tuturnya. Dia menilai program ini bukan kali pertama dilakukan Rodalink. Pada awal pandemi 2020, perusahaan asli anak negeri inijuga menjalankan program serupa.  Rina menjelaskan, metode penjualan secara daring dengan layanan antar ke rumah ini mendapat respons yang baik dari masyarakat karena dapat membantu para konsumen. “Cara ini dinilai sangat efektif. Konsumen akan diarahkan ke link yang berisi daftar nomor WhatsApp seluruh outlet. Tim sales kami akan membantu keperluan konsumen mulai dari memotret dan merekam produk hingga berkonsultasi,” tuturnya. Program ini sudah dimulai sejak aturan PPKM darurat disahkan pemerintah pada 3 Juli 2021 lalu. Seluruh kurir yang terlibat pengiriman dipastikan sudah mendapat vaksin dan selalu mengikuti protokol kesehatan.  “Pengiriman barang satu sampai dua hari jika stok barang tersedia di toko terdekat. Namun jika harus dikirim dari cabang lain akan mengikuti estimasi waktu dari ekspedisi,” kata Rina. Rodalink menawarkan seluruh kebutuhan bersepeda, dari aksesoris, apparel hingga part seharga mulai puluhan ribu hingga puluhan juta rupiah.  Adapun jenis sepedanya beragam, mulai dari sepeda anak, lipat, roadbike, MTB dan lainnya dengan berbagai merek ternama yaitu Polygon, Tern, Marin, Bianchi dan Wimcycle yang dibanderol mulai Rp1 jutaan per unit. Rodalink Indonesia, lanjutnya, mengapresiasi masyarakat yang sudah disuntik vaksin dengan memberikan potongan harga 10 persen untuk pembelian parts, apparel, dan aksesori. Program ini dilakukan agar orang-orang bersemangat untuk vaksinasi demi mengatasi Covid-19 di Indonesia. “Hanya perlu menunjukkan sertifikat vaksin melalui aplikasi pesan WhatsApp untuk mendapatkan harga spesial dari Rodalink. Setiap satu sertifikat akan dapat satu diskon,” katanya.  Hal ini merupakan bentuk dukungan dan mengapresiasi masyarakat yang menyukseskan vaksinasi Covid-19. Dia menyadari program vaksinasi Covid-19 ini sangat penting dalam mempercepat pemulihan di berbagai sektor yang terdampak pandemi, terutama ekonomi.  “Di samping vaksinasi Covid-19, menjaga asupan gizi seimbang, tidur yang cukup dan mengendalikan stres, kunci lain agar masyarakat mampu melawan virus corona SARS-CoV-2 adalah meningkatkan daya tahan tubuh, salah satunya yakni lewat olahrga rutin sesuai takaran. Hal ini juga sesuai anjuran WHO,” tuturnya. 

Simak Video Pilihan di
Bawah Ini :

Konten Premium
Nikmati Konten Premium Untuk Informasi Yang Lebih Dalam
Masuk / Daftar