AI Google Lebih Jago Deteksi Kanker Payudara Dibanding Dokter

1 min


117
879 shares, 117 points

Jakarta – Kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) yang dikembangkan oleh Google berhasil mendeteksi kanker payudara lebih akurat dibanding dokter. Temuan ini ditemukan berkat kolaborasi Google dengan berbagai peneliti kanker yang kemudian diterbitkan di jurnal Nature. Dilansir detikINET dari The Verge, Jumat (3/1/2020) peneliti menggunakan hasil scan X-ray yang disebut mammogram milik 25.000 perempuan di Inggris dan 3.000 perempuan di Amerika Serikat.

situsjodoh.com pastiterjual.com
lowongan kerja resep kuliner cookpad nonton film online bursa jual beli barang antik

AI milik Google kemudian dilatih untuk memindai mammogram tersebut untuk melihat tanda kanker payudara dengan mengidentifikasi perubahan di payudara perempuan tersebut. Tim peneliti kemudian mengecek hasil tebakan komputer dan membandingkannya dengan hasil medis sebenarnya. Berdasarkan hasil studi tersebut, menggunakan AI bisa menghasilkan lebih sedikit false positive, di mana hasil menunjukkan adanya kanker ketika tidak ada, dan false negative, di mana kanker yang ada tidak terdeteksi. Dibandingkan dokter ahli, program AI Google bisa mengurangi false positive sekitar 5,7% untuk subjek dari AS dan 1,2% untuk subjek dari Inggris. Sementara untuk false negative bisa berkurang sekitar 9,4% untuk subjek AS dan 2,7% untuk subjek Inggris. Keberhasilan AI Google ini juga mengejutkan karena program tersebut memiliki informasi lebih sedikit dibanding tim dokter ahli, seperti informasi mengenai sejarah kesehatan pasien dan hasil mammogram sebelumnya. Walau bisa memberikan hasil deteksi yang lebih akurat dibanding dokter, Google mengatakan program ini tidak akan menggantikan dokter tapi membantu kerja mereka. “Mereka membawa kekuatannya masing-masing, ini saling melengkapi,” kata peneliti Google, Shravya Shetty.”Ada beberapa kasus di mana radiologis bisa mendeteksi sesuatu yang dilewati sistem, begitu juga sebaliknya. Menyatukan keduanya bisa menguatkan hasil keseluruhan,” sambungnya. Google memang sedang menyebarkan sayapnya untuk mengembangkan teknologi kesehatan. Beberapa tahun belakangan, Google sudah melatih AI untuk mendeteksi penyakit mata terkait diabetes, penyakit jantung serta menganalisis data perkembangan multiple sklerosis. Simak Video “Napak Tilas Kisah Budaya hingga Kelestarian Bumi Lewat Google Earth”[Gambas:Video 20detik](vmp/fay)


Like it? Share with your friends!

117
879 shares, 117 points

What's Your Reaction?

Marah Marah
0
Marah
Suka Suka
0
Suka
Kaget Kaget
0
Kaget
Muntah Muntah
0
Muntah
Sedih Sedih
0
Sedih
Ketawa Ketawa
0
Ketawa
Cinta Cinta
0
Cinta
Ngakak Ngakak
0
Ngakak
Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format