Akun Facebook Dibajak, Ini Peringatan dari Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono

situsjodoh.com pastiterjual.com

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK – Akun Facebook dibajak, Ini peringatan dari Wakil Wali Kota Depok, Imam Budi Hartono.
Imam Budi Hartono, menyampaikan  kepada masyarakat bahwa telah terjadi kloning terhadap akun Facebook miliknya oleh orang tak dikenal.
Jika hanya menggunakan nama untuk mempublis foto maupun kegiatan yang dilakukan Imam mungkin bukanlah hal yang aneh.
Sebab, nama semua tokoh publik maupun artis ternama kerap dijadikan nama akun baik dari relawan maupun penggemarnya demi meraih follower.
Namun tidak demikian dengan yang terjadi pada akun palsu Imam Budi Hartono yang memasang foto dirinya berseragam lengkap sebagai Wakil Wali Kota bersama sang istri.
“Akun palsu ini mengirimkan pesan ke semua followernya untuk meminta nomor telepon atau Whatsapp, saya tidak tahu apa maksudnya meminta-minta nomor telepon,” kata Imam kepada Warta Kota, Kamis (18/3/2021) malam.
Baca juga: Buku Autobiografi Anak Sopir Jadi Wakil Wali Kota Diluncurkan, Diskarpus Kota Depok Siapkan e-Book
Imam lantas mengimbau bagi siapapun agar tidak serta merta memberikan nomor telepon atau mengikuti apa yang diminta oleh pemilik akun tersebut.
“Banyak yang WA ke saya menanyakan tentang akun tersebut, saya pastikan akun saya itu dikloning dengan memajang foto profil yang sama dengan akun Facebook asli saya,” papar Imam.
Saat Warta Kota membuka akun palsu dan membandingkannya dengan akun asli milik Imam, terdapat perbedaan yang bisa menjadi kunci bagi masyarakat agar tidak dikelabui dengan pemilik akun palsu.
Baca juga: Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono Luncurkan Buku Autobiografi Anak Sopir Jadi Wakil Wali Kota
Meski memasang foto profil maupun dengan latar belakang yang sama dengan akun Facebook yang aslin, namaun di akun Facebook Imam yang asli, terpampang jelas beragam postingan kegiatan yang dilakukannya dengan jumlah teman atau pengikut lebih dari 4.000 orang.
Pada akun asli pun Imam menyampaikan pesan agar para pengikutnya di media sosial tersebut agar berhati-hati terhadap akun lain palsu.
“Saya meminta pemilik akun palsu tersebut untuk menghentikan atau menutup akunnya, karena ini bisa menjadi tindak kejahatan bila akun tersebut meminta sesuatu dari masyarakat atau melakukan hal-hal yang merusak nama baik saya,” 
“Saya tidak tahu apa maksud dari pemilik akum tersebut yang membuat akun dengan nama saya, harap kepada masyarakat agar berhati-hati jika ada yang mengatasnamakan saya dengan meminta hal aneh-aneh,” tuturnya.
Akibat kejadian ini, Imam langsung mengganti foto profilnya untuk membedakan akun Facebook aslinya dengan yang palsu, di mana pada akun asli tersebut memajang foto profil Imam saat menjadi pembicara.