Anggota Grup WhatsApp Peluru Katapel Dicuci Otak soal Komunisme dan TKA China

1 min


133
1k share, 133 points
situsjodoh.com pastiterjual.com
lowongan kerja resep kuliner cookpad nonton film online bursa jual beli barang antik

JAKARTA, StikerWA.com – Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, percakapan dalam grup WhatsApp kelompok ‘peluru katapel’ berisi berita hoaks tentang pemerintah Indonesia di antaranya isu komunisme.
Salah satu tujuan penyebaran berita hoaks itu adalah merencanakan aksi penggagalan pelantikan presiden dan wakil presiden Joko Widodo-Ma’ruf Amin.
Polisi telah menangkap enam tersangka dalam terkait perencanaan bom menggunakan ‘peluru katapel’ tersebut, masing-masing berinisial SH, E, FAB, RH, HRS, dan PSM.
Baca juga: Polisi Ungkap Rencana Peledakan dengan Peluru Katapel Saat Pelantikan Jokowi-Maruf
Keenam tersangka tergabung dalam sebuah grup WhatsApp bernama F tersebut. Sementara itu, grup WhatsApp itu dibentuk oleh tersangka SH.
“Di dalam WhatsApp grup, ada beberapa (anggota grup) yang memengaruhi suatu kegiatan yang belum diyakini benar. (Anggota grup) di-brain wash (cuci otak) bahwa komunisme sedang berkembang di Indonesia,” kata Argo di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (21/10/2019).
Argo menjelaskan, salah satu berita hoaks yang pernah disebar di grup tersebut adalah paham komunisme yang memengaruhi ideologi Pancasila dan isu China menguasai pemerintahan di Indonesia.
“Tersangka FAB bergabung dalam grup dan meyakini komunis semakin berkembang, indikatornya ada polisi China yang diperbantukan untuk mengamankan unjuk rasa dan disenjatai lengkap. Padahal tidak ada,” ujar Argo.
“Ada juga isu TKA China yang masuk ke Indonesia. Anggapannya orang China menguasai pemerintahan,” lanjutnya.
Baca juga: Kelompok Peluru Katapel Juga Ingin Gagalkan Pelantikan Presiden dengan Melepas Monyet
Dalam berkomunikasi melalui WhatsApp, kata Argo, anggota grup menggunakan sebuah sandi khusus yang biasa disebut sandi mirror.
Sandi mirror artinya mengganti huruf dalam keyboard ponsel yang seolah-olah hasil proyeksi dalam cermin. Contohnya mengganti huruf A menjadi huruf L dan mengganti huruf Q dan P.
Penggunaan sandi dalam berkomunikasi untuk mencegah orang lain memahami isi percakapan dalam grup itu.


Like it? Share with your friends!

133
1k share, 133 points

What's Your Reaction?

Marah Marah
0
Marah
Suka Suka
0
Suka
Kaget Kaget
0
Kaget
Muntah Muntah
0
Muntah
Sedih Sedih
0
Sedih
Ketawa Ketawa
0
Ketawa
Cinta Cinta
0
Cinta
Ngakak Ngakak
0
Ngakak
Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format