Bagikan Data Pengguna, Facebook Dijatuhi Denda Oleh Korea Selatan

1 min


121
919 shares, 121 points

Merdeka.com – Raksasa jejaring sosial Facebook beberapa waktu lalu dijatuhi sanksi berupa denda sebesar 6,7 miliar won atau sekitar Rp 85 miliar. Sanksi ini diberlakukan oleh regulator atas nama pemerintah Korea Selatan.
Facebook terkena sanksi denda lantaran dituding telah berbagi data pengguna tanpa persetujuan pemilik data.
Mengutip laman ZDNet via Tekno Liputan6.com, Komisi Perlindungan Data Pribadi Korea Selatan mengatakan, Facebook membagikan data 3,3 juta penggunanya di negara tersebut ke perusahaan lain tanpa persetujuan. Proses berbagi data tanpa persetujuan pengguna ini terjadi antara Mei 2012 hingga Juni 2018.
Komisi tersebut menyatakan akan mengajukan keberatan hukum terhadap Facebook karena dianggap telah melanggar regulasi informasi pribadi Korea Selatan.
Disebutkan pula, informasi pribadi yang dibagikan Facebook meliputi nama pengguna, riwayat pendidikan, riwayat pekerjaan, kota asal, hingga status hubungan.
Hal ini bermula ketika pengguna masuk ke aplikasi pihak ketiga menggunakan akun Facebook, informasi dan daftar teman pengguna ternyata dibagikan oleh Facebook pada layanan-layanan tersebut.
Teman-teman pengguna tak menyadari bahwa informasi mereka telah dibagikan ke layanan-layanan pihak ketiga itu tanpa izin.
“Seorang pengguna setuju untuk membagikan informasi mereka dengan layanan tertentu ketika login dengan akun Facebook. Namun, teman pengguna tak memberikan persetujuan dan tidak menyadari data mereka juga ikut dibagikan,” kata Komisi Perlindungan Data Pribadi Korea Selatan.

situsjodoh.com pastiterjual.com
lowongan kerja resep kuliner cookpad nonton film online bursa jual beli barang antik

Iklan Tertarget
Aplikasi pihak ketiga ini kemudian menggunakan data yang disediakan Facebook tanpa izin pengguna untuk membuat iklan tertarget yang ditampilkan di layanan.
Facebook pun mendapatkan keuntungan yang tak adil dari hasil berbagi data tanpa persetujuan data pengguna.
Tak hanya itu, Facebook disebut-sebut juga menyimpan data kata sandi pengguna tanpa enkripsi dan tak memberi tahu pengguna ketika perusahaan mengakses data mereka.
Komisi tersebut mengatakan, Facebook menyerahkan dokumen palsu dan tidak lengkap selama penyelidikan berlangsung. Hal ini membuat sulitnya menentukan cakupan pelanggaran data dan menghambat penyelidikan.


Like it? Share with your friends!

121
919 shares, 121 points

What's Your Reaction?

Marah Marah
0
Marah
Suka Suka
0
Suka
Kaget Kaget
0
Kaget
Muntah Muntah
0
Muntah
Sedih Sedih
0
Sedih
Ketawa Ketawa
0
Ketawa
Cinta Cinta
0
Cinta
Ngakak Ngakak
0
Ngakak
Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format