Cara Registrasi Vaksinasi Lewat WhatsApp untuk Nakes

1 min


108
789 shares, 108 points

Jakarta – Kementerian Kesehatan menyediakan layanan registrasi bagi penerima vaksinasi COVID-19 melalui chatbot WhatsApp. Bagaimana caranya?Adanya chatbot WhatsApp ini guna mempermudah penerima vaksinasi melakukan registrasi di manapun. Tapi perlu dicatat registrasi ini diperuntukan bagi tenaga kesehatan, dan bukan masyarakat umum.Berikut ini cara registrasi vaksinasi COVID-19 lewat WhatsApp:Cara Registrasi1. WhatsApp ke nomor 081110500567 atau akses https://bit.ly/vaksincovidri2. Ketikan Vaksin, lalu tekan Send/Kirim4. Selanjutnya akan muncul pertanyaan untuk memastikan kamu adalah tenaga kesehatan. Tulis Ya untuk melanjutkan5. Kamu akan diminta untuk memasukan enam angka terakhir Nomor NIK6. Jika terdaftar chatbot akan memberikan konfirmasi lokasi vaksinasi7. Selanjutnya chatbot membagikan jadwal vaksinasi untuk kamu konfirmasi8. Bila sudah, chatbot akan memberikan tiket berisikan QR Code serta video bagaimana cara kerja vaksinasi.Selain WhatsApp, pemerintah telah menyediakan sejumlah channel registrasi vaksiniasi COVID-19, meliputi- SMS Blast PEDULICOVID- Email: vaksin@pedulilindungi.id- Website: pedulilindungi.id- Call/UMB *119#- Hotline: 119 ext 9Untuk mempermudah proses registrasi vaksinasi COVID-19 bagi tenaga kesehatan (nakes), pemerintah memanfaatkan chatbot WhatsApp. Foto: KominfoSebelumnya diberitakan Menkominfo Johnny G Plate mengatakan pihaknya, Kemenkes dan dengan dukungan WhatsApp, menyediakan chatbot yang berfungsi untuk kanal input data bagi SDM nakes yang belum terinput datanya. Bila masuk ke dalamnya maka channel ini akan link ke PeduliLindungi sebagai channel utama. Datanya akan tertuju kepada satu data juga.”Kini lebih mudah. Mereka mengisi di WhatsApp ini dan diteruskan ke sistem satu data vaksin dalam bentuk teks. Data yang diterima masuk menjadi database dan divalidasi Sistem Satu Data. Jika data yang dimasukkan valid, maka selanjutnya registrasi dilakukan lewat pedulilindungi.id, aplikasi pedulilindungi dan UMB *119#,” jelasnya.Proses vaksinasi COVID-19 digelar di Puskesmas Kebayoran Lama, Jakarta. Para tenaga kesehatan mendapat suntikan vaksin COVID-19 dosis pertama. Foto: Ari SaputraPada tahap awal, fitur pendaftaran melalui chatbot untuk vaksinasi COVID-19 ini akan ditempatkan di Chatbot Covid19. Namun kini dibuat berbeda.”Namun, karena fungsinya berbeda akhirnya menggunakan akun sendiri, namun tahap awal mesinnya di integrasikan dengan mesin chatbot Covid19 agar saling backup,” ungkapnya.Penyediaan layanan chatbot WhatsApp merupakan tindak lanjut Surat Keputusan Bersama yang dilakukan oleh Kementerian Kesehatan dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengenai Sistem Informasi Satu Data Vaksinasi COVID-19.”Kami mengharapkan dengan adanya kanal WhatsApp ini akan menjangkau seluruh SDM tenaga kesehatan,” tegas Menteri Kominfo.

situsjodoh.com pastiterjual.com
lowongan kerja resep kuliner cookpad nonton film online bursa jual beli barang antik

Simak Video “Kebijakan Baru WhatsApp ‘Paksa’ Pengguna Bagikan Data ke Facebook”[Gambas:Video 20detik](afr/fay)


Like it? Share with your friends!

108
789 shares, 108 points

What's Your Reaction?

Marah Marah
0
Marah
Suka Suka
0
Suka
Kaget Kaget
0
Kaget
Muntah Muntah
0
Muntah
Sedih Sedih
0
Sedih
Ketawa Ketawa
0
Ketawa
Cinta Cinta
0
Cinta
Ngakak Ngakak
0
Ngakak
Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format