Cari Lokasi dan Kamar Rawat Rumah Sakit Kini Bisa Via WhatsApp

situsjodoh.com pastiterjual.com

Jakarta – Bidang Koordinasi Relawan (BKR) Satgas COVID-19 hari ini meluncurkan Layanan Jalur Bantuan Informasi COVID-19 bagi tenaga kesehatan dan masyarakat umum di Jakarta dan Bandung Raya. Dengan adanya layanan ini, masyarakat dapat mengetahui info soal rumah sakit dan puskesmas yang memiliki kamar perawatan kosong via WhatsApp.Ketua BKR Satgas COVID-19 Andre Rahadian mengatakan layanan ini diinisiasi oleh BKR Satgas COVID-19 atas beberapa keluhan masyarakat mengenai minimnya informasi mengenai lokasi rumah sakit atau puskesmas yang masih memiliki kamar perawatan kosong. Sehingga masyarakat mendatangi rumah sakit atau puskesmas secara mandiri.Menurutnya hal ini berdampak pada terhambatnya penanganan oleh tenaga kesehatan karena jumlah pasien yang masuk di salah satu fasilitas kesehatan menumpuk padahal di fasilitas kesehatan lainnya masih tersedia.

“Sebagai langkah awal, Layanan Jalur Bantuan Informasi COVID-19 ini beroperasi di Wilayah DKI Jakarta dan Bandung Raya. Namun, semoga ke depannya layanan ini dapat berkembang untuk melayani masyarakat Indonesia di wilayah lain yang lebih luas,” tutur Andre dalam keterangan tertulis, Sabtu (24/7/2021).Ia menuturkan Layanan Jalur Bantuan Informasi COVID-19 adalah sebuah sistem interaktif yang akan memberikan respon bagi pengguna hotline sesuai dengan kebutuhan dan keluhan penggunanya.Berbagai layanan yang disediakan oleh Layanan Jalur Bantuan Informasi COVID-19 ini adalah informasi mengenai cara menangani pasien COVID-19, informasi teknis mengenai isolasi mandiri, bantuan rujukan ruang perawatan Rumah Sakit dan HCU/ICU, bantuan transportasi ambulans, layanan bantuan psikologi, dan informasi kebutuhan lain yang sifatnya personal.Sementara itu, Kepala Sub-Bidang Organisasi Relawan Kesehatan BKR Satgas COVID-19 dr. Jossep Frederick William menuturkan Layanan Jalur Bantuan Informasi COVID-19 ini adalah upaya BKR Satgas COVID-19 yang bertindak sebagai alternatif nomor hotline. Ini dilakukan untuk memaksimalkan naiknya frekuensi kebutuhan respons informasi di tengah masyarakat.”Selain itu, kami juga bertindak sebagai filter kontak untuk membantu meringankan beban Puskesmas dan Rumah Sakit di sekitar Wilayah DKI Jakarta dan Bandung Raya,” ujarnya.”Jadi dapat disimpulkan bahwa ini bukanlah nomor hotline saingan atau pengganti nomor hotline nasional utama, yaitu 112 dan 119 yang memiliki jangkauan secara nasional,” sambungnya.Di samping itu, Sekretaris Utama Badan Penanggulangan Bencana (BNPB) Lilik Kurniawan mengatakan pihaknya tidak bisa menutup mata melihat tren angka kematian akibat virus COVID-19 yang begitu tinggi di Indonesia.Ia mengungkapkan kolaborasi tindakan secara tanggap adalah senjata penting dalam memerangi pandemi dan kehadiran Layanan Jalur Bantuan Informasi COVID-19 merupakan salah bentuk senjata yang direalisasikan oleh BKR Satgas COVID-19.”Selain itu, kita juga harus membuat masyarakat memiliki imunitas yang tinggi. Hal ini tidak hanya bisa diwujudkan dengan makanan yang bergizi, tetapi juga didukung dari pikiran yang tenang serta jauh dari rasa panik karena Layanan Jalur Bantuan Informasi COVID-19 menyediakan informasi yang dapat dijadikan pedoman selama pandemi COVID-19,” katanya.Sebagai informasi, peresmian dilakukan oleh Sekretaris Utama Badan Penanggulangan Bencana (BNPB) Lilik Kurniawan didampingi oleh Ketua BKR Satgas COVID-19 Andre Rahadian, Plt. Direktur Kesiapsiagaan BNPB Pangarso Suryotomo, dan seluruh Kepala Subbidang BKR Satgas COVID-19 secara daring melalui aplikasi Zoom (24/7).Acara peresmian ini diselenggarakan dengan tujuan untuk memperkenalkan Layanan Jalur Bantuan Informasi COVID-19 yang bisa diakses melalui nomor hotline WhatsApp 0821-2390-3617 dan akan merespon dan menindaklanjuti kebutuhan masyarakat sebagai pengguna terkait informasi COVID-19.

(prf/ega)