Cekcok di Facebook Berbuntut Hingga Tewaskan Korban Kena Bacok

situsjodoh.com pastiterjual.com

TRIBUNPADANG.COM, TANGERANG SELATAN – Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Selatan AKP Alexander Yurikho mengatakan, pembacokan terhadap Steven (22) yang terjadi di Jalan Palapa, Ciputat pada Jumat (19/4/2019) berawal dari perdebatan di media sosial.
Alex mengatakan, awalnya salah satu dari 14 pelaku terlibat cekcok dengan korban di media sosial/Medsos Facebook.
Cekcok semakin memanas hingga salah satu di antara mereka mengajak tawuran.
“Jadi di hari sebelumnya, tersangka berkomunikasi dengan korban melalui Facebook, terjadi saling ejek. Akhirnya mereka ‘COD’ yang artinya tawuran, artinya kelompok korban dan tersangka sepakat tawuran,” ujar Alexander di Polres Tangerang Selatan, Selasa (23/4/2019).
Kemudian, para tersangka mendatangi kedai kopi di Ciputat, tempat korban berkumpul dengan dua orang anggota kelompoknya.
Sempat terjadi adu mulut antara korban dan ketua kelompok tersebut.
Setelah adu mulut, tersangka kemudian membacok korban dengan celurit secara bersama-sama hingga terkapar.
Sementara itu, dua teman korban melarikan diri. Seorang warga yang menyaksikan kejadian tersebut, langsung melaporkan kejadian itu ke polisi.
Setelah petugas datang, korban langsung dilarikan ke RSUD kota Tangerang. Namun, nyawa korban tidak tertolong.
Polres Metro Tangerang Selatan mengamankan tujuh dari 14 pelaku pembacokan yang mengakibatkan terbunuhnya Steven pada Jumat (19/4/2019).