Data Bocor! Mark Zuckerberg Pakai Signal, WhatsApp ke Mana?

1 min


115
859 shares, 115 points

Jakarta, CNBC Indonesia – Sebanyak 533 juta data pengguna Facebook bocor dan dijual di forum dark web. Menariknya ada data Mark Zucberberg, pendiri dan CEO Facebook di antara data tersebut.
Hal ini diungkapkan oleh peneliti keamanan siber Dave Walker. Data yang bocor termasuk namanya, lokasinya, detil pernikahannya, tanggal lahir dan Facebook user ID.
“Menurut #FacebookLeak, ada 553 juta data yang bocor, ironisnya data Mark Zuckerberg ada diantara data yang bocor,” tulis Dave Walker melalui twitternya @daviey, seperti dikutip dari Business Insider, Senin (5/4/2021).Melalui akun twitternya, Dave Walker juga mengunggap foto yang memperlihatkan nomor telepon Mark Zuckerberg yang disensor. Ternyata nomor tersebut terdaftar di aplikasi perpesanan Signal. Ia pun sudah mencocokkan nomor tersebut dengan aplikasi itu dan ditemukan kecocokan.
“Di cerita lain, Mark Zuckerberg juga menghormati privasinya, dengan menggunakan aplikasi chat yang memiliki end-to-end encryption dan tidak dimiliki @facebook,” tulis Dave Walker.

situsjodoh.com pastiterjual.com
lowongan kerja resep kuliner cookpad nonton film online bursa jual beli barang antik

Foto: Tangkapan layar akun Signal Mark Zuckerberg (Doc Twitter @Daviey)


Informasi saja, Facebook merupakan pemilik dari aplikasi bertukar pesan WhatsApp. Aplikasi yang dibuat oleh Brian Acton dan Jan Koum diakuisisi raksasa media sosial ini pada 2014 senilai US$21 miliar. Saat ini Brian Acton merupakan chairman Signal Foundation.
Sebelumnya CTO perusahaan intelijen kejahatan siber Hudson Rock, Alon Gal menemukan data pengguna Facebook yang bocor mencapai 533 juta pengguna dari 106 negara.
“Basis data itu berisi informasi pribadi seperti nomor ponsel banyak pengguna Facebook yang dimanfaatkan pelaku untuk mengambil keuntungan dari data untuk melakukan serangan social engineering atau upaya peretasan,” kata Alon Gal, dikutip Business Insider.
Facebook sendiri membantah ada kebocoran data pribadil ebih dari 500 juta pengguna. Juru bicara Facebook mengatakan berita kebocoran tersebut adalah data lama yang sebelumnya dilaporkan pada 2019.
“Kami menemukan dan berhasil memperbaiki persoalan ini pada Agustus 2019,” ujar juru bicara Facebook.

[Gambas:Video CNBC]

(roy/miq)


Like it? Share with your friends!

115
859 shares, 115 points

What's Your Reaction?

Marah Marah
0
Marah
Suka Suka
0
Suka
Kaget Kaget
0
Kaget
Muntah Muntah
0
Muntah
Sedih Sedih
0
Sedih
Ketawa Ketawa
0
Ketawa
Cinta Cinta
0
Cinta
Ngakak Ngakak
0
Ngakak
Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format