Denda Rp 24 T dari UE Hantam Laba Induk Google

1 min


102
729 shares, 102 points

San Fransisco, CNBC Indonesia – Perusahaan induk Google, Alphabet Inc, Senin (28/4/2019), melaporkan bahwa labanya dalam tiga bulan pertama tahun ini turun akibat harus membayar denda antimonopoli di Uni Eropa (UE).Laba kuartal pertama Alphabet turun 29% menjadi US$6,7 miliar meski pendapatannya naik 17% menjadi US$ 36,3 miliar, mengutip AFP.Laba bersihnya menyusut akibat perusahaan harus membayar denda US$ 1,7 miliar ke Komisi Eropa pada akhir Maret, menurut laporan triwulanan teranyar perusahaan.Saham Google anjlok 7,2% menjadi US$ 1,202.39 dalam perdagangan after-market setelah rilis laporan pendapatan.
Meskipun laba yang tidak termasuk denda itu lebih baik dari perkiraan, namun pertumbuhan pendapatan Google di bawah perkiraan. Padahal Google adalah raksasa teknologi yang merupakan perusahaan pencarian internet yang dominan dan operator sistem operasi mobile Android yang ada di mana-mana.Chief financial officernya, Ruth Porat mengatakan dalam rilisnya bahwa hasil itu menunjukkan “pertumbuhan yang kuat” yang dipimpin dari pendapatan di bisnis pencarian mobile, pendapatan iklan dari video YouTube dan bisnis komputasi awan.”Kami tetap fokus pada, dan bersemangat dengan, peluang pertumbuhan yang signifikan di seluruh bisnis kami,” katanya, mengutip AFP.


Foto: REUTERS/Sergio Perez



situsjodoh.com pastiterjual.com
lowongan kerja resep kuliner cookpad nonton film online bursa jual beli barang antik

Platform iklan Google yang menggiurkan tetap menjadi pendorong pendapatan terbesar bagi Alphabet, menghasilkan lebih dari US$ 30 miliar, tetapi pengeluarannya juga meningkat tajam.Investor tampaknya khawatir bahwa angka pendapatan menunjukkan tingkat pertumbuhan klik iklan melambat sementara tren iklan seluler dengan harga lebih rendah terus berlanjut.Google dan tekanan dari seluruh duniaNamun Google terus menghadapi tekanan dari regulator seluruh dunia, terutama di Eropa di tengah berbagai investigasi atas dugaan penyalahgunaan dominasinya dalam pencarian internet, iklan, dan sistem selulernya.Denda terbaru yang diberlakukan oleh Brussels dijatuhkan untuk layanan iklan Google AdSense. Regulator UE mengatakan layanan itu secara ilegal membatasi situs web klien sehingga tidak bisa menampilkan pesan dari saingan sesama layanan iklan.Google juga sedang berupaya memenuhi tuntutan regulator UE yang tengah menyelidiki perangkat Androidnya yang sangat populer, setelah didenda US$5 miliar tahun lalu.


Foto: Infografis/Pendapatan 5 Raksasa Tekno/Edward Ricardo



Bulan ini, Google mengatakan akan menawarkan kepada pengguna smartphone lima browser dan mesin pencari sebagai bagian dari upaya perusahaan untuk memenuhi tuntutan isu persaingan UE.Brussel menuduh Google menggunakan dominasi sistem Android atas smartphone dan tablet untuk mempromosikan penggunaan mesin pencari Google dan browser Chrome mereka sendiri dan menghalangi saingan.Di Amerika Serikat (AS), Google telah menjadi target kritik Presiden Donald Trump dan sekutunya. Mereka menuduh raksasa pencarian itu “bias” dan membungkam suara-suara konservatif. Namun, tuduhan itu ditentang oleh perusahaan Silicon Valley itu.Saksikan video mengenai denda kepada Google berikut ini.[Gambas:Video CNBC] (prm)


Like it? Share with your friends!

102
729 shares, 102 points

What's Your Reaction?

Marah Marah
0
Marah
Suka Suka
0
Suka
Kaget Kaget
0
Kaget
Muntah Muntah
0
Muntah
Sedih Sedih
0
Sedih
Ketawa Ketawa
0
Ketawa
Cinta Cinta
0
Cinta
Ngakak Ngakak
0
Ngakak
Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format