Dianggap Tebar Informasi Sesat Soal Corona, Google Play Hapus Aplikasi Android Infowars

1 min


143
1.1k shares, 143 points

KETIKA pandemi virus COVID-19 atau corona merajalela, Google melarang dan menghapus aplikasi Android Infowars dari Google Play Store pada Jumat (27/3).
Menurut pantauan The Verge, aplikasi Infowars tersebut sudah tak bisa ditemukan dalam pencarian Google Play Store. Aplikasi itu dihapus setelah muncul unggahan video kontroversial pembawa acara radio dan ahli teori konspirasi Alex Jones.

Baca Juga:
Pria Lebih Rentan Terinfeksi Virus Corona?


Maraknya aplikasi penebar hoaks tentang virus corona membuat Google bertindak tegas (Foto: pixabay/mohamed_Hassan)

Di dalam video itu, Alex Jones membantah peringatan pemerintah agar setiap orang perlu melakukan social distancing, tempat berlindung, dan upaya karantina untuk memperlambat penyebaran corona.
Aplikasi Infowars telah diunduh lebih dari 100 ribu orang. Penyebaran video Alex Jones tentu membuat kesimpangsiruan informasi di tengah pandemi. Pihak Google pun geram dan langsung bertindak.
“Sekarang kita lebih tegas dari sebelumnya dalam memerangi informasi salah di Google Play Store, karena itu menjadi prioritas utama bagi tim” ucap juru bicara Google dalam penryataan pada The Verge.
Juru bicara Google pun menambahkan “Ketika kami menemukan aplikasi melanggar kebijakan Google Play Store dan mendistribusikan informasi menyesatkan atau berbahaya, kami akan menghapusnya,”.
Pekan lalu, Alex Jones diperintahkan Jaksa Agung New York, Letitia James untuk berhenti menjual produk Infowars yang dipasarkan sebagai pengobatan untuk virus corona.

Baca Juga:
Bosan #DiRumahAja, Rich Brian Lakukan ‘Freestyle’ Lagu ‘Tokyo Drift’

situsjodoh.com pastiterjual.com
lowongan kerja resep kuliner cookpad nonton film online bursa jual beli barang antik

“Kesalahan terbaru (Alex Jones) sangat berbahaya dan menimbulkan ancaman serius bagi kesehatan masyarakat New York dan Individu di seluruh negara,” ucap James.
Sementara itu Google telah mengumumkan pada publik untuk berkomitmen menindak informasi salah tentang virus corona.


Sejumlah perusahaan teknologi menindak tegas aplikasi yang menebar hoaks tentang virus corona (Foto: pixabay/tumisu)

Google memiliki ‘Peringatan SOS’ untuk pencarian tentang Virus Corona atau COVID-19. Selain itu Google juga menghadirkan sumber informasi dari CDC dan pemerintah daerah di bagian atas hasil pencarian.
Perusahaan teknologi lainnya seperti Facebook, Google, LinkendIn, Microsoft, Reddit, Twitter dan Youtube pun bersama-sama mengupayakan untuk menangkal hoaks terkait Virus Corona.
“Bersama-sama memerangi penipuan dan informasi salah tentang Virus Corona” dalam pernyataan yang dikeluarkan pada 16 maret.
Selain Google, Apple juga secara permanen melarang Aplikasi Infowars dari App Store pada September 2018 lalu, mengutip pedoman App Store melarang konten ‘ofensif, sensitif, menjengkelkan atau dalam selera sangat buruk’. (Ryn)

Baca Juga:
Banjirnya Tantangan Unggah Foto Positif di Tengah COVID-19


Like it? Share with your friends!

143
1.1k shares, 143 points

What's Your Reaction?

Marah Marah
0
Marah
Suka Suka
0
Suka
Kaget Kaget
0
Kaget
Muntah Muntah
0
Muntah
Sedih Sedih
0
Sedih
Ketawa Ketawa
0
Ketawa
Cinta Cinta
0
Cinta
Ngakak Ngakak
0
Ngakak
Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format