Duduk Dalam Commuter Line, Menhub Dengar Keluh Kesah Penumpang Soal Lamanya Kereta di Bekasi

situsjodoh.com pastiterjual.com

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas
TRIBUNJAKARTA.COM, TEBET – Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi meninjau Stasiun Tebet sebelum bertolak menuju Depok untuk memberikan edukasi terkait Safety Riding bersama para pengendara Gojek.
Budi memilih untuk menaiki Commuter Line dari Stasiun Tebet jurusan Stasiun Depok Baru.
Selepas menaiki Commuter Line, Budi sempat bertemu dengan sejumlah penumpang yang ingin berfoto.
Namun, satu di antara penumpang bernama Nando menanyakan terkait lamanya Kereta di Bekasi, terlebih pada saat jam pulang kerja.
“Apalagi pada saat pulang kerja, mau pulang jam berapapun pasti ketahan terus. Karena tracknya hanya dua, jadi diprioritaskan kereta jarak jauh,” bebernya kepada TribunJakarta.com pada Sabtu (5/1/2018) saat berada di Commuter Line, Jakarta Selatan.
Menanggapi hal tersebut, Budi menjelaskan bahwa nantinya jalur kereta yang akan berada di Bekasi dibangun jalur dwi ganda (double-double track).
Tujuan dari pembangunan itu untuk memisahkan jalur untuk luar kota dan dalam kota.
Sementara untuk membangun jalur itu membutuhkan waktu selama 2 tahun.
“Nanti (adanya DDT) yang di dalam kota itu tidak terganggu dengan yang di luar kota,” jelasnya.
Budi Karya Sumadi mengakui pembangunan double-double track itu membutuhkan waktu yang lama.
“Mengapa lama? Karena satu hari kita hanya bisa mengerjakan 4 jam. Target pembangunan double double Track itu tahun 2020 selesai,” tandasnya.