Dukung UMKM Go Online, WhatsApp Tawarkan Pelatihan Bisnis Gratis

situsjodoh.com pastiterjual.com

Merdeka.com – WhatsApp menginisiasi program pelatihan untuk lebih dari 3.500 pemilik usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di 12 kota di Indonesia. Program Go Digital & Scale Up with WhatsApp menawarkan pelatihan untuk memulai dan menjalankan bisnis digital agar tetap bisa menjangkau, bahkan menarik pelanggan baru, walau dalam masa pembatasan sosial akibat pandemi covid-19.
“Pandemi ini telah menimbulkan kendala-kendala yang tidak terduga oleh pelaku usaha kecil dan para pelanggan yang bergantung kepada mereka,” ujar WhatsApp APAC Public Policy Director, Clair Deevy, dalam webinar, Selasa (21/7).
Program yang disusun oleh WhatsApp dan UKM Indonesia ini akan memberikan pelatihan yang bisa bermanfaat bagi pelaku UMKM. Seperti cara masuk ke perekonomian digital, terutama dalam situasi sulit ini, agar mereka bisa membangun usaha mereka lebih lanjut dan tetap terhubung dengan pelanggan di seluruh Indonesia.
Program pelatihan ini juga akan diadakan secara daring agar para pelaku UMKM di seluruh Indonesia berkesempatan untuk partisipasi. Kurikulum pelatihan ini mencakup cara mengembangkan strategi bisnis, serta keterampilan umum untuk memasarkan suatu produk dan menjangkau pelanggan baru dengan memanfaatkan sarana digital seperti WhatsApp Business.
“Di Indonesia masih banyak tempat yang belum memiliki infrastruktur untuk konektivitas internet sebaik di perkotaan. Peserta pelatihan kami membutuhkan sarana yang sederhana tapi tangguh, seperti WhatsApp Business, yang tidak memerlukan konektivitas terbaik untuk bekerja dengan baik,” ujarnya.
Nantinya, program pelatihan ini dapat diakses melalui http://belajarukmindonesia.id/, dan akan dilakukan secara bertahap dalam kurun waktu enam bulan. Setiap tahap terdiri dari tiga sesi, dan setiap sesi berdurasi dua jam.
Pelatihan ini juga gratis bagi pemilik UMKM di Indonesia. Dalam program ini, peserta akan belajar mengenai berbagai topik mulai dari strategi promosi, mengatur keuangan, dan tentu saja, memaksimalkan kegiatan pemasaran mereka dengan memanfaatkan WhatsApp Business.1 dari 1 halaman

Untuk mempromosikan UMKM yang berpartisipasi dalam pelatihan ini, UKM Indonesia membuat akun WhatsApp Business untuk menampilkan berbagai macam usaha di fitur katalognya, yang kemudian dapat disebarluaskan. Katalog tersebut tidak hanya menampilkan nama atau industri usaha-usaha tersebut, tetapi juga akan terhubung dengan akun atau kanal usaha milik para UMKM.
“Dengan demikian, memudahkan pelanggan yang menghubungi mereka secara langsung. Jaringan komunitas mitra dan anggota UKM Indonesia yang tersebar di pelosok Indonesia akan membantu mempromosikan para UMKM yang ada dalam katalog ini,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua UKM Indonesia Dewi Meisari Haryanti, menyebut sektor usaha UMKM menyumbang sekitar 60 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia. “Nilai ini sebuah jumlah yang besar atau berkisar Rp15,7 triliun per harinya,” ucapnya.
Selain itu, sektor ini juga menciptakan banyak lapangan pekerjaan di seluruh Indonesia. Maka inovasi digital sangat penting untuk mendorong transformasi digital bagi UMKM di seluruh nusantara.
“Kami ingin UMKM di Indonesia meningkatkan keterampilan digital dan literasi finansial mereka, tidak hanya untuk mendukung pertumbuhan pesat bagi usaha mereka,” tukasnya. [azz]Baca juga:Kemenkop UKM Beberkan Kendala Program UMKM Go OnlinePemerintah Targetkan Keuntungan dari Ekonomi Digital Capai USD 133 Miliar di 2025RUU Cipta Kerja Dinilai Sebagai Strategi Hadapi Persaingan Ekonomi GlobalSandiaga Uno Dongkrak UMKM Pontianak Melalui Gerakan OK OCEDukung Program Bangga Buatan Indonesia, Blibli Dorong UMKM Melek DigitalPengusaha Minta Pemerintah Bentuk Satgas Permodalan UMKM