Facebook Klaim Hapus 12 Juta Konten Misinformasi Terkait Covid-19 dan Vaksin

situsjodoh.com pastiterjual.com

loading…Selama pandemi, Facebook klaim telah menghapus lebih dari 12 juta konten misinformasi tentang Covid-19 dan vaksin di atas platform. Foto: Okezone/Arif Julianto JAKARTA – Selama menghadapi gelombang terbaru Covid-19 dan upaya meningkatkan angka vaksinasi, orang-orang menggunakan media sosial lebih sering dari sebelumnya untuk tetap terhubung dan saling berbagi informasi dengan keluarga dan teman.Karena itu, pengguna harus hati-hati dan menjaga diri untuk terinformasi secara memadai. Facebook mengklaim bahwa secara global mereka telah menghubungkan 2 miliar orang ke otoritas kesehatan melalui Pusat Informasi Covid-19.BACA JUGA: Hyundai-LG Energy Siapkan Rp16 Triliun Bangun Pabrik Baterai Mobil Listrik di Karawang Lebih dari 600 juta orang mengklik notifikasi pop-up di Instagram dan Facebook untuk mempelajari informasi lebih lanjut.Di Indonesia, Facebook juga klaim membantu Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dan Kementerian Kesehatan untuk menyediakan informasi akurat tentang Covid-19.Selama pandemi, Facebook klaim telah menghapus lebih dari 12 juta konten misinformasi tentang Covid-19 dan vaksin di atas platform.Facebook juga telah memberi label terhadap 167 juta konten yang telah ditandai salah oleh pemeriksa fakta pihak ketiga. Ketika pengguna melihat label ini, 95% dari mereka tidak melihat konten aslinya.Mereka juga telah menghapus klaim palsu tentang Covid-19 dan vaksin di atas platform Facebook, juga membantu orang mendeteksi dan meminimalkan penyebaran misinformasi kesehatan di komunitas.Nah, berikut enam tips Facebook untuk melawan misinformasi Covid-19 :