Facebook, Twitter dan YouTube Diminta Rombak Kebijakan Anti-Radikalisasi

1 min


128
989 shares, 128 points

Jakarta – Setelah pelantikan beberapa anggota kongres AS dari partai Demokrat, mereka meminta Facebook, Twitter dan YouTube untuk melakukan perubahan besar terkait kebijakan anti-radikalisasi.Ketiga platform ini dinilai turut berkontribusi atas kerusuhan dan kekerasan yang terjadi di gedung Capitol Hill pada awal bulan ini.Dalam surat yang ditujukan kepada kepala eksekutif Facebook, Twitter dan YouTube, Anna Eshoo dan Tom Malinowski bersama dengan beberapa anggota kongres lainnya telah menyerukan agar para raksasa media sosial ini melakukan perubahan besar pada platformnya untuk mencegah aktivitas kekerasan dan ekstremis. Para anggota parlemen menuduh ketiga perusahaan tersebut menggunakan fitur atau algoritma tertentu untuk meningkatkan konten yang membangkitkan emosi ekstrem sebagai cara dukungan bagi kelompok. Mereka pun secara spesifik menunjukkan fitur yang harus diubah di setiap platform.Untuk YouTube, kongres meminta untuk menonaktifkan putar otomatis dan berhenti merekomendasikan konten konspirasi apapun di beranda pengguna.Lalu Facebook diminta untuk memulai pemeriksaan ulang mendasar atas penggunaan keterlibatan penggunanya sebagai dasar penyortiran algoritmik dan rekomendasi.Sedangkan Twitter, diminta untuk mulai mendorong pengguna mengutip tweet daripada secara otomatis me-retweet ketika mengklik tombol retweet.”Kerusakan mengerikan pada demokrasi kita yang ditimbulkan pada 6 Januari lalu menunjukkan bagaimana platform media sosial ini berperan dalam meradikalisasi dan memberanikan teroris untuk menyerang Capitol Hill,” kata Eshoo dalam sebuah pernyataannya, seperti dilansir detiKINET dari The Verge.”Perusahaan-perusahaan ini pada dasarnya harus memikirkan kembali sistem algoritmik yang bertentangan dengan demokrasi,” lanjutnya.Menanggapi ini, Facebook dan YouTube menolak untuk memberikan komentarnya. Sedangkan juru bicara Twitter mengatakan mereka telah menerima surat tersebut dan akan memberikan tanggapannya.

Simak Video “Usai Akunnya Diblokir, Trump Tuduh Platform Medsos Pecah Belah Bangsa”[Gambas:Video 20detik](jsn/fay)

situsjodoh.com pastiterjual.com
lowongan kerja resep kuliner cookpad nonton film online bursa jual beli barang antik

Like it? Share with your friends!

128
989 shares, 128 points

What's Your Reaction?

Marah Marah
0
Marah
Suka Suka
0
Suka
Kaget Kaget
0
Kaget
Muntah Muntah
0
Muntah
Sedih Sedih
0
Sedih
Ketawa Ketawa
0
Ketawa
Cinta Cinta
0
Cinta
Ngakak Ngakak
0
Ngakak
Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format