Google Akuisisi Waze Rp 13,5 T Untuk Dimatikan?

situsjodoh.com pastiterjual.com

Jakarta, CNBC Indonesia – Hanya beberapa hari lalu, Google menambahkan layanan yang menunjukkan batas kecepatan selama berkendara di aplikasi Google Maps. Layanan ini mengingatkan pengemudi jika berkendara terlalu ngebut. Layanan ini merupakan salah satu fitur yang ada di Waze. Tetapi fitur yang diadopsi Google Maps dari Waze bukan itu saja. Dalam waktu dekat Google Map juga akan memperkenalkan fitur laporan insiden kecelakaan lalu lintas yang membuat banyak orang mengunduh aplikasi Waze.
BGR melaporkan, seorang pengguna media sosial Raddit membagikan tampilan layar yang memperlihatkan antarmuka pengguna Google Maps baru. Dalam tampilan tersebut dimungkinkan akan untuk melaporkan tentang pengalaman lalu lintas pengguna. Caranya dengan menekan tombol ikon ‘+’ untuk membuat laporan.Asal tahu saja, layanan yang memungkinkan pengguna bisa melaporkan kejadian lalu lintas merupakan salah satu alasan Waze begitu populer di kalangan pengemudi. Layanan ini dengan cepat memberitahu pengguna lain kejadian yang terjadi di jalan sehingga pengguna lain bisa memilih rute alternatif.Mengadopsi layanan yang sama dalam dua aplikasi berbeda memunculkan rumor Google akan mematikan Waze dan mengoptimalkan Google Maps.


Foto: REUTERS/Nir Elias




Google mengakuisisi Waze pada 2013 silam. Berdasarkan dokumen yang dimiliki BGR, Waze diakuisisi seharga US$ 966 juta atau setara Rp 13,53 triliun (asumsi US$1 = Rp 14.000). Dalam akuisisi ini Google mengalahkan Facebook, Apple, dan Nokia.Waze didirikan pada 2008 oleh Uri Levine, Ehud Shabtai, dan Amir Shinar. Aplikasi GPS sosial ini memiliki database pemetaan yang terbilang lengkap dan akurat karena adanya sumbangan informasi dari penggunannya. (roy/wed)