Jangan Klik Pesan SMS dari WhatsApp Ini, Atau Dirampok!

situsjodoh.com pastiterjual.com

Jakarta, CNBC Indonesia – Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Mabes Polri mengimbau masyarakat agar tidak begitu saja mengklik link dari pesan SMS yang mengaku dari WhatsApp. Alasannya itu adalah kerjaan rampok digital.
Siber Polri mengatakan Modus terbaru penipuan dan pembajakan WhatsApp adalah adanya SMS yang mengaku dari WhatsApp yang menyatakan nomor akun WhatsApp milik kamu sebagai pemenang dan mendapatkan dana ratusan juta rupiah.

Jika kamu ingin mencairkan dana tersebut kamu diminta untuk mengklik link yang ada di dalam SMS tersebut. Polri mensinyalir link tersebut adalah jebakan phising atau suatu metode untuk melakukan penipian dengan maksud mencuri akun target.

“Para penipu tak pernah kehabisan cara menjerat korbannya, termasuk melalui pesan penipuan yang dikirim dengan SMS. Salah satu bentuk penipuan SMS yaitu mengatasnamakan aplikasi pesan populer, WhatsApp,” jelas Siber Polri, seperti dikutip dari akun resmi Istagram @ccicpolri, Selasa (18/5/2021).
“Sebagai tindakan pencegahan, jika kamu menerima pesan tersebut maka sebagiknya jangan meng-klik tautan yang dicantumkan. Mengingat pesan itu tidak dikirimkan langsung oleh pihak WhatsApp, ada kemungkinan tautan akan menjebak konsumen seperti kasus phising yang banyak terjadi.”
Dittipidsiber adalah satuan kerja yang berada di bawah Bareskrim Polri, dan bertugas melakukan penegakan hukum terhadap kejahatan siber. Secara umum, Dittipidsiber menangani dua kelompok kejahatan, yaitu computer crime dan computer-related crime.

[Gambas:Video CNBC]

(roy/roy)