Jerman & Prancis Bakal Larang Google Cs Caplok Startup Kecil

1 min


116
869 shares, 116 points

Jakarta, CNBC Indonesia – Jerman, Prancis, dan Belanda menginginkan Uni Eropa (UE) menghentikan agar startup tidak diambil alih oleh perusahaan teknologi skala besar. Hal ini diutarakan dalam pertemuan para menteri Uni Eropa di Brussel.
Menteri dari tiga negara mengatakan saat ini proposal soal UU kurang berambisi dan meminta negosiator untuk memperkuat hukum. Mereka juga menjabarkan ambisi untuk dua undang-undang penting. UU ini secara fundamental dapat mengubah cara perusahaan seperti Facebook, Google atau Amazon melakukan bisnis.

“Untuk mencegah penjaga gerbang terus memperoleh startup inovatif dan dengan demikian menghilangkan pesaing di masa depan, sangat penting bahwa semua merger dan akuisisi dinilai oleh regulator UE,” kata sebuah pernyataan pada Rabu (26/5/2021), dikutip dari AFP.

situsjodoh.com pastiterjual.com
lowongan kerja resep kuliner cookpad nonton film online bursa jual beli barang antik

Namun regulator UE percaya pembelian Instagram atau WhatsApp oleh Facebook, atau pembelian Fitbit oleh Google, adalah contoh potensial dari perusahaan besar yang membeli startup berpotensi tinggi sebelum berkembang menjadi saingan.
Para menteri UE sedang membahas Undang-Undang Pasar Digital, yakni UU yang sedang dibuat di Parlemen Eropa dan di antara 27 negara anggota yang akan membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk diberlakukan.
UU ini akan membuat daftar aturan khusus untuk segelintir perusahaan teknologi besar tentang bagaimana mereka dapat beroperasi, termasuk kewajiban yang lebih ketat untuk memberi tahu regulator tentang pembelian dan merger mereka.
Para menteri juga membahas Digital Services Act yang dapat memaksa Big Tech untuk memberikan transparansi lebih lanjut tentang algoritma dan pengawasan konten ilegal yang lebih baik.
Prancis menginginkan aturan untuk meninjau kembali prinsip negara asal UE yang telah lama dipegang, di mana penegakan aturan untuk seluruh Eropa ditangani oleh otoritas nasional, tempat perusahaan besar berbasis.
Prinsip ini merupakan inti dari aturan GDPR UE tentang data pribadi, tetapi telah menghadapi kritik keras atas cara Irlandia menangani pengawasan Facebook, Google, dan perusahaan teknologi lainnya.
“Prancis mendukung prinsip negara asal, tetapi kami merasa bahwa jika kami ingin menghindari ketidaksempurnaan tertentu dalam peraturan lain, ada beberapa tambahan yang harus dibuat yang sedikit menyeimbangkannya,” kata menteri ekonomi digital Prancis, Cedric O.

[Gambas:Video CNBC]

(roy/roy)


Like it? Share with your friends!

116
869 shares, 116 points

What's Your Reaction?

Marah Marah
0
Marah
Suka Suka
0
Suka
Kaget Kaget
0
Kaget
Muntah Muntah
0
Muntah
Sedih Sedih
0
Sedih
Ketawa Ketawa
0
Ketawa
Cinta Cinta
0
Cinta
Ngakak Ngakak
0
Ngakak
Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format