Kisah Murid SDN di Tenggarong, Belajar Pakai WhatsApp jadi Ahli Herbal Medik Cilik

situsjodoh.com pastiterjual.com

StikerWA.CO, TENGGARONG – Pandemi virus Corona atau covid-19 melanda daerah Kalimantan Timur, di Kabupaten Kutai Kartanegara. 
Hal ini membuat Dinas Pendidikan pun mengambil kebijakan untuk tiadakan sementara penyelenggaraan pendidikan di sekolah. 
Setiap siswa dianjurkan belajar masing-masing di rumah dengan tetap mendapat bimbingan dari gurunya. Hal inilah yang dilakukan pihak sekolah SDN 003 di Tenggarong, Kutai Kartanegara. 
Fadhil sejak dulu bertanya-tanya mengapa ibunya dan tetangganya suka sekali menanam rempah-rempah di halaman belakang.
BACA JUGA:
• BREAKING NEWS Positif Corona di Penajam Paser Utara Bertambah Satu, Pasien Transmisi Lokal Kedua
• Bandara APT Pranoto dan Bandara SAMS Ditutup, Para Sopir Travel di Bontang jadi Pengangguran
• Larangan Mudik Disambut Baik Walikota Balikpapan Rizal Effendi, Pemkot Segera Perketat Akses Darat
Padahal halaman belakang bisa dijadikan tempat bermain bola. Biasanya, ibu dan tetangganya juga kerap kerja bakti membersihkan tanaman rempah-rempah, ada jahe, kunyit kencur, asam.
Setelah mengerjakan tugas mata pelajaran IPS kelas IV tentang sumber daya alam hewani dan nabati, Fadhil akhirnya mengetahui betapa pentingnya sumber daya alam tersebut di tengah pandemik Corona atau covid-19 seperti ini.
Kurnia Astuti, guru SDN 003 Tenggarong menyampaikan materi sumber daya alam hewani dan nabati via WhatsApp setelah mendapatkan pelatihan pembelajaran jarak jauh dari Tanoto Foundation.
Kurnia memilih WhatsApp karena mayoritas siswanya familiar menggunakan WhatsApp.
Awalnya, Kurnia mengirim referensi mengenai sumber daya alam hewani dan nabati via WhatsApp.