Pemkot Solo Tegaskan Tak Ada Pendaftaran Vaksin via Google Form

1 min


119
899 shares, 119 points

Solopos.com / Solo / Pemkot Solo Tegaskan Tak Ada Pendaftaran Vaksin via Google Form




Pemkot Solo menegaskan tidak pernah mendaftarkan warga untuk vaksinasi Covid-19 menggunakaan Google Form


Kamis, 15 April 2021 | 14:07 WIB


2 menit baca


Ilustrasi penyuntikan vaksin Sinovac pada Vaksinasi Covid-19). (Solopos/Nicolous Irawan)

situsjodoh.com pastiterjual.com
lowongan kerja resep kuliner cookpad nonton film online bursa jual beli barang antik

Solopos.com, SOLO—Sejumlah warga Kota Bengawan dihebohkan dengan munculnya pesan siaran yang mengatasnamakan Pemerintah Kota (Pemkot) Solo untuk mendata peserta vaksinasi lewat tautan Google Form. Warga diminta mengisi data-data tertentu agar terdaftar dalam program vaksinasi Covid-19.
Sekretaris Daerah (Sekda) Solo, Ahyani, meminta masyarakat berhati-hati menyikapi informasi itu. Pasalnya, Pemkot tak pernah mendata peserta vaksin melalui form Google. “Informasi tersebut hoaks. Kami memang pernah meminta data warga lanjut usia [lansia] melalui tautan form Google beberapa waktu lalu, namun sudah dihentikan. Saat itu kami masih membatasi kuota peserta dari warga lansia, sehingga memakai layanan tersebut. Sekarang sudah tidak lagi. Apalagi pendataan masyarakat umum. Enggak ada,” kata dia dihubungi Solopos.com, Rabu (14/4/2021).
Baca Juga: Kemenkes: Masjid Bisa Jadi Lokasi Vaksinasi Covid-19, Terutama Untuk Lansia
Ahyani menyampaikan data yang dikirim melalui form Google itu bisa dimanfaatkan oleh orang tidak bertanggung jawab. Terlebih, apabila warga mengisi data pribadi secara lengkap, seperti nomor induk kependudukan (NIK), tempat dan tanggal lahir, serta alamat rumah dan sebagainya. Pihaknya tengah melacak siapa penyebar pertama tautan form Google itu.
“Belum ketemu karena menyebarnya lumayan masif. Masyarakat harus hati-hati,” ucap Ketua Pelaksana Satgas Penanganan Covid-19 Solo itu.
Dia meminta warga agar jangan mudah percaya dengan berita bohong yang sering beredar di Whatsapp, atau media sosial.
Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo, Siti Wahyuningsih, mengatakan masyarakat umum belum menjadi prioritas dalam vaksinasi tahap kedua yang masih berlangsung. Pada tahap pertama lalu, petugas kesehatan menjadi prioritas.


Like it? Share with your friends!

119
899 shares, 119 points

What's Your Reaction?

Marah Marah
0
Marah
Suka Suka
0
Suka
Kaget Kaget
0
Kaget
Muntah Muntah
0
Muntah
Sedih Sedih
0
Sedih
Ketawa Ketawa
0
Ketawa
Cinta Cinta
0
Cinta
Ngakak Ngakak
0
Ngakak
Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format