Pengguna WhatsApp, Waspadai ‘New Year Virus’ yang Berbahaya

situsjodoh.com pastiterjual.com

BELUM lama ini, para pengguna aplikasi chat WhatsApp digegerkan dengan temuan New Year Virus. Serangan virus yang satu ini sebetulnya mudah untuk dihindari, tapi karena didukung momen perayaan tahun baru 2020, cukup berpotensi membahayakan pengguna WhatsApp.
Seperti yang dilansir dari laman Gizchina, virus tersebut merupakan pesan berisi tautan ke halaman web yang sudah terinfeksi virus. Jika kamu mengikuti tautan tersebut, maka bisa membahayakan smartphone atau komputermu.

Baca Juga:
Lakukan Hal Ini Sebelum Februari 2020 Jika Masih Mau Menggunakan WhatsApp

Bila telah disusupi virus tersebut, New Year virus dapat menyebabkan iklan yang menggangu dengan terus-menerus, permintaan data pribadi dan penawaran keanggotaan ke beberapa layanan. Virus tersebut sendiri dikabarkan telah menyebar di beberapa negara.


Virus tersebut menyamarkan diri dengan tautan pesan ucapan selamat tahun baru (Foto: somagnews)

Guna menarik perhatian dari para pengguna whatsapp, tautan itu umumnya akan disamarkan dalam pesan ucapan selamat tahun baru. Dimana untuk membaca pesan tersebut, kamu harus mengklik tautan itu.
Namun kamu tak perlu khawatir, karena sangat mudah untuk menghindari virus tersebut. Tapi karena euforia tahun baru yang masih kental terasa di awal tahun, sejumlah penggunakan WhatsApp bisa saja terjebak serta tertarik untuk membaca pesan yang telah dimasukin virus tersebut.

Baca Juga:
Mengintip Fitur WhatsApp Terbaru, Bisa Hapus Pesan Otomatis

Apabila kamu menemukan sebuah pesan yang berisi tautan, sebaiknya abaikanlah pesan tersebut dan blokir pengirim pesan jika kamu tak mengenali identitasnya.


Banyak peretas yang mengincar WhatsApp (Foto: news18)

WhatsApp sendiri merupakan salah satu aplikasi pesan paling populer di Dunia, tak ayal jika menjadi incaran para peretas.
Dilansir dari laman engadget, sebelumnya WhatsApp juga pernah disusupi Spyware, khusunya pada fitur WhatsApp Call yang ternyata tak sepenuhnya aman. Kabar tersebut telah dikonfirmasi WhatsApp serta pengembang software pembuat spyware asa Israel, NSO Group Techologies.
Di mana dalam WhatsApp Call tersebut memungkinan penyerang memuat spyware Pegasus NSO pada perangkat Android maupun iOS. Bahkan Alat tersebut bisa menginfeksi perangkat meski si pengguna tak menjawab, dan panggilan berbahaya tersebut kerap hilang dari log.
Bahayanya, jika terinveksi virus itu, peretas bisa menggunakan kamera dan mik selain meraup informasi lokasi dan pesan si pengguna WhatsApp. (ryn)

Baca Juga:
Fitur Mirip ‘Instagram Close Friends’ Akan Hadir di Facebook?