Penjual Motor Curian di Facebook Diciduk Polisi

1 min


103
739 shares, 103 points

Petugas bersama korban memancing pelaku untuk bertemu dan melakukan transaksi.
REPUBLIKA.CO.ID,BANDAR LAMPUNG – Setelah mendapatkan motor hasil curian, AN (29 tahun) menjualnya di media sosial Facebook. Korban bersama polisi mengajak pertemuan dengan pelaku di SPBU Langkapura, Bandar Lampung, pelaku AN langsung diciduk polisi.
Kapolsek Tanjungkarang Timur Kompol Irianto membenarkan, petugas unit Reksrim bersama korban menangkap tangan AN saat jual beli motor curian di SPBU Jalan Imam Bonjol Langkapura Bandar Lampung pada Kamis (13/2). “Petugas bersama korban mengintai pelaku dengan mengajak bertemu (COD) untuk membeli motor,” kata Kompol Irianto, Selasa (18/2).
AN, warga Gang Benda, Gedong Air, Jalan Imam Bonjol mendapatkan motor hasil curian jenis Yamaha Vixion dari seseorang. Dia berniat menjual motor tersebut di Facebook. Dari tayangan iklan pelaku di medsos, korban melihat jenis motor yang dijual dan menyakini miliknya.
Korban melaporkan kasus tersebut ke Mapolsek Tanjungkarang Timur. Petugas bersama korban memancing pelaku untuk bertemu dan melakukan transaksi penjualan motor. Korban membeli motor pelaku seharga Rp 2,6 juta.
Kompol Irianto mengatakan, saat bertransaksi motor sudah diserahkan, petugas langsung membekuk tersangka di tempat SPBU Langkapura. AN diamankan di Mapolsek Tanjungkarang Timur. Polisi masih melakukan pemeriksaan untuk mengembangkan kasus pencurian kendaraan bermotor di Bandar Lampung.
Berdasarkan keterangan AN, ia membeli motor Yamaha Vixion BE 6939 BM dari AS dan WD seharga Rp 2,6 juta. Kedua tersangka pelaku pencurian motor tersebut masuk dalam daftar pencarian orang. “AS dan WD masih kami buru,” ujar Irianto.
Berdasarkan pemantauan di medsos facebook, aktivitas jual beli motor di jaringan medsos tersebut semakin banyak. Para penjual kerap menampilkan gambar motor namun tidak menyertakan surat menyurat seperti STNK dan BPKB. Sedangkan harga yang ditawarkan jauh dari harga pasaran motor yang dijual secara offline.
“Memang kalau mau beli cepat lewat internet. Tapi, harus hati-hati banyak motor curian, karena mereka tidak bisa menunjukan surat-surat seperti STNK dan BPKB,” ujar Nawawi, salah seorang perantara penjual motor bekas.
Menurut dia, motor-motor bekas namun keluaran tahun baru dibandrol di media sosial dengan harga menggiurkan. Selain motor masih baru, juga harganya jauh dari pasaran. Ia berharap konsumen harus waspada penipuan. “Wajar kalau banyak yang berminat, walaupun tanpa surat, bisa untuk kanibalan,” tuturnya. 

situsjodoh.com pastiterjual.com
lowongan kerja resep kuliner cookpad nonton film online bursa jual beli barang antik

Like it? Share with your friends!

103
739 shares, 103 points

What's Your Reaction?

Marah Marah
0
Marah
Suka Suka
0
Suka
Kaget Kaget
0
Kaget
Muntah Muntah
0
Muntah
Sedih Sedih
0
Sedih
Ketawa Ketawa
0
Ketawa
Cinta Cinta
0
Cinta
Ngakak Ngakak
0
Ngakak
Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format