Peretasan Sasar Pegiat ICW, Kaspersky Ungkap Modus Bajak Akun WhatsApp

1 min


126
969 shares, 126 points
situsjodoh.com pastiterjual.com
lowongan kerja resep kuliner cookpad nonton film online bursa jual beli barang antik

StikerWA.CO, Jakarta – Delapan anggota Indonesia Corruption Watch (ICW) mengalami peretasan pada Senin, 17 Mei 2021. Serangan digital terjadi hampir bersamaan dengan agenda konferensi pers ‘Menelisik Pelemahan KPK melalui Pemberhentian 75 Pegawai’.Dari 8 ponsel yang mengalami serangan digital, 4 orang diklasifikasikan mengalami pembajakan akun WhatsApp (takeover). Upaya peretasan juga terjadi pada aplikasi chat Telegram hingga e-mail para anggota ICW. Dony Koesmandarin, Territory Channel Manager untuk Indonesia di Kaspersky memberikan catatan khusus untuk pembajakan akun WhatsApp. Dia menuturkan, kasusnya meningkat sepanjang pandemi Covid-19.Menurutnya, lebih dari 2 miliar pengguna aplikasi perpesanan itu di seluruh dunia menjadi kekuatan besar aplikasi tapi juga memberikan peluang bagi para penjahat siber atau hacker. “Salah satu taktik yang mereka gunakan adalah phishing,” ujarnya saat dihubungi, Selasa, 18 Mei 2021.
Cara lain untuk mengontrol akun pengguna WhatsApp juga biasa dilakukan hacker dengan mengunggah screenshot palsu dari permintaan kode verifikasi akun yang menyesatkan orang lain. Tujuannya untuk membagikan screenshot dari kode verifikasi si pengguna.Semua ini, kata Donny, dapat dilakukan melalui panggilan yang dibuat secara khusus, yang memicu buffer overflow. Ini adalah kesalahan yang terjadi saat upaya dilakukan untuk menempatkan blok data dalam memori yang melebihi jumlah ruang yang dialokasikan.“Ini dapat mengakibatkan skrip berbahaya dijalankan dengan hak yang sama seperti aplikasi yang ditargetkan,” tutur Donny.Menurut Donny, Kaspersky telah memblokir 9.639.740 upaya phishing di platform WhatsApp milik pengguna di Indonesia selama kuartal pertama tahun ini. Jumlah itu meningkat 20 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.Donny menerangkan bahwa hal ini sekaligus membuktikan bahwa cara peretasan paling sederhana yang sudah dikenal sejak lama nyatanya masih sangat efektif hingga saat ini. “Meskipun masyarakat sudah semakin terhubung secara digital sekarang,” katanya. Baca juga:Tips Teknologi: Meminimalkan Dampak Peretasan Akun


Like it? Share with your friends!

126
969 shares, 126 points

What's Your Reaction?

Marah Marah
0
Marah
Suka Suka
0
Suka
Kaget Kaget
0
Kaget
Muntah Muntah
0
Muntah
Sedih Sedih
0
Sedih
Ketawa Ketawa
0
Ketawa
Cinta Cinta
0
Cinta
Ngakak Ngakak
0
Ngakak
Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format