Poster Digital Pilkada Sumenep 2020 Beredar di WhatsApp, Bawaslu Sumenep Pastikan Poster itu Hoaks

situsjodoh.com pastiterjual.com

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana
TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP – Beredar poster digital pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Sumenep di Pilkada Sumenep 2020.
Poster itu mencantumkan beberapa pasang calon.
Selain itu juga dilengkapi dengan logo dari KPU Sumenep.
Ditengah merebaknya virus corona atau Covid-19, beredar di media sosial (medsos) poster pasangan calon bupati dan wakil bupati pada Pilkada Sumenep 2020.
Dan bahkan dalam poster yang beredar di medsos atau grup WhatsApp ini ada ‘maskot si jambul kuning (Kakak Tua jambul kuning abbotti ) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumenep.
• Komik One Piece Chapter 976, Kami Akan Menegakkan Tugas Kami, Keputusan Jinbe dan Keraguan Luffy
• Telkomsel Berikan Gratis Kuota 30 GB, Pelanggan Hanya Bayar Rp 10 Saja, Bisa Dipakai Meeting Online
Dalam poster foto pasangan calon yang beredar ini tertulis, ‘Ayo sukseskan pemilihan bupati dan wakil bupati kabupaten Sumenep Pilkada 2020’.
Kemudian adalo logo maskot ‘Si Jambul Kuning’ ini yang dipilih KPU Sumenep dalam pemilihan bupati dan wakil bupati tahun 2020, memilih burung kakak tua jambul kuning itu sebagai maskot pemilihan.
Selanjutnya, ada foto pasangan calon bupati dan wakil bupati Sumenep, yakni KH Moh Shalahuddin Warits dan KH Unais Ali Hisyam dari partai PPP, NasDem dan PAN.
Kemudian foto paslon Achmad Fauzi SH dan Ny Dewi Khalifah dari partai PDI P, Hanura dan Gerindra.
Terakhir foto paslon Fattah Jasin dan Donny M Sirdj dari partai PKB, Demokrat dan PKS.
• Langkah Pertama Jika Muncul Gejala Terjangkit Virus Corona, Jangan Sampai Terlambat Ditangani
Beredarnya poster foto paslon bupati dan wakil bupati Sumenep ini banyak yang bertanya benar atau tidak, mengingat sekarang tahapan Pilkada Sumenep ditundan akibat darurat virus corona atau covid-19 masih berlangsung.
“Hahaha, itu orang ngada – ngada  (#efekDiRumahAja),” ujar Relawan Kanca Kona Sumenep, Yusuf Ismail saat ditanya lewat pesan WhattApp oleh TribunMadura.com.
Koordinator Divisi Hukum dan Hubungan Masyarakat (Humas) Bawaslu Kabupaten Sumenep, Imam Syafii mengatakan jika beredarnya poster tersebut tidak benar alias hoaks.
“Hoaks,” singkatnya.