Setengah Juta Tenaga Kesehatan Akses Chatbot Whatsapp Vaksin

1 min


116
869 shares, 116 points
situsjodoh.com pastiterjual.com
lowongan kerja resep kuliner cookpad nonton film online bursa jual beli barang antik

Layanan bagi tenaga kesehatan yang melakukan vaksinasi dilakukan melalui chatbot.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate mengatakan, lebih dari setengah juta tenaga kesehatan memanfaatkan kanal chatbot whatsapp vaksinasi Covid-19. Chatbot itu disiapkan Kemenkominfo bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes). 

Johnny mengatakan, layanan chatbot itu disiapkan sebagai sarana berbagi info, validasi, dan pendataan vaksinasi tenaga kesehatan. Sejauh ini, layanan itu belum menemui kendala.
“Layanan chatbot berjalan lancar sampai saat ini, lebih dari setengah juta tenaga nakes memanfaatkan channel ini untuk bertanya, memvalidasi data dan melakukan pendaftaran,” kata Johnny saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Rabu (20/1).
Johnny mengatakan, jumlah tenaga kesehatan yang memanfaatkan kanal ini akan terus bertambah seiring  proses pendataan oleh dinas kesehatan tiap tiap daerah. Johnny mengatakan, tenaga kesehatan yang belum terdata masih terus didata oleh para kepala dinas kesehatan kabupaten/kota sampai dengan akhir Februari 2021.
“Prinsipnya, semua SDM kesehatan yang memenuhi syarat medis mendapatkan haknya untuk divaksin,” kata Johnny.
Johnny mengimbau, bagi tenaga kesehatan yang belum mendaftar atau terdaftar segera menghubungi dinas kesehatan maupun fasilitas layanan kesehatan di wilayahnya. Hal ini untuk memastikan tidak ada tenaga kesehatan yang tertinggal untuk dilakukan vaksinasi.
“Bagi yang belum mendaftar diharapkan segera menghubungi para kepada dinas kesehatan masing masing atau para kepala fasyankesnya,” kata dia.
Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menyediakan layanan chatbot whatsapp untuk pendataan dan registrasi bagi tenaga kesehatan yang melakukan vaksinasi. Dalam akun Instagram resmi Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika @ditjenaptika, Selasa (19/1), Kementerian kesehatan (Kemenkes) dan (Kemenkominfo) mengoperasikan akun whatsapp untuk menerima regristasi data SDM tenaga kesehatan yang menjadi sasaran vaksinasi.
“Kini lebih mudah mereka mengisi di whatsapp ini dan diteruskan ke sistem satu data vaksin dalam bentuk teks,” ujar Johnny G Plate dalam keterangannya, Selasa.
Ia mengatakan, data yang diterima masuk memjadi database dan divalidasi sistem satu data. Kemudian, jika data yang dimasukkan valid maka selanjutnya registrasi bisa dilakukan melalui pedulilindungi.id, aplikasi pedulilindungi, atau UMB 119.
Berdasarkan info unggahan Ditjen Aptika tersebut, chatbot whatsapp juga dapat digunakan jika tenaga kesehatan belum menerima pemberitahuan pendaftaran vaksinasi. Dengan tambahan layanan chatbot ini diharapkan dapat mempermudah proses registrasi vaksinasi.
“Bagi nakes yang sudah mendapatkan pemberitahuan SMS dapat langsung melakukan registrasi melalui kanal yang tertera pada info di atas, mari sukseskan vaksinasi Covid-19 di Indonesia,” tulis akun tersebut. 


Like it? Share with your friends!

116
869 shares, 116 points

What's Your Reaction?

Marah Marah
0
Marah
Suka Suka
0
Suka
Kaget Kaget
0
Kaget
Muntah Muntah
0
Muntah
Sedih Sedih
0
Sedih
Ketawa Ketawa
0
Ketawa
Cinta Cinta
0
Cinta
Ngakak Ngakak
0
Ngakak
Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format