Sosok Wanita Muda di Balik Ide Mata Uang LIbra Milik Facebook | iNews Portal

situsjodoh.com pastiterjual.com

JAKARTA, iNews.id – Di balik ide cemerlang pembentukan mata uang kripto besutan Facebook yaitu Libra ternyata ada peran dari  seorang wanita berusia 26 tahun bernama Morgan Beller.Morgan Beller adalah satu dari tiga orang yang terdaftar sebagai pencipta Libra yang akan mulai beroperasi awal 2020. Dua orang lainnya ialah Vice Presidents David Marcus dan Kevin Weil.Beller saat ini menjabat sebagai Kepala Strategi untuk perusahaan Calibra yang merupakan dompet digital Facebook untuk menyimpan Libra. Beller sebelumnya adalah mitra di Andreessen Horowitz dan bagian dari tim pengembangan perusahaan di Medium.Sebelum bekerja dengan Calibra, wanita berambut gelap ini merupakan satu-satunya orang yang bekerja pada Facebook blockchain initiative. Selama berbulan-bulan pada tahun 2017, dia menghabiskan waktu meneliti teknologi dan bertemu dengan orang-orang di industri ini.Beller berhasil meyakinkan perusahaan untuk mengambil teknologi blockchain dengan serius, dan pada 8 Mei 2018 proyek ini secara resmi dimulai dengan Beller mengerjakan proyek bersama Marcus, yang sebelumnya menjadi eksekutif yang bertanggung jawab atas layanan obrolan Facebook Messenger.Selama beberapa bulan berikutnya, Marcus dan Beller berhasil merekrut talenta top Facebook lainnya, seperti Weil, ke dalam grup blockchain mereka, untuk mengumpulkan tim yang mengembangkan Libra dan Calibra.”Beller mungkin tidak memiliki profil tinggi, tetapi dia berkontribuai di mata uang kripto, kata CEO Abra Bill Barhydt. Barhydt mengatakan Beller telah menghabiskan banyak waktu untuk berkeliling di komunitas kripto, mengadakan pertemuan dan menghadiri konferensi yang berfokus pada teknologi.”Dia sangat percaya pada inklusi keuangan dan kemampuan teknologi cryptocurrency untuk memiliki dampak yang sangat positif di komunitas yang kurang terlayani di seluruh dunia,” katanya. “Saya memberinya banyak pujian karena mengambil pendekatan jangka panjang yang sangat metodis untuk memecahkan masalah ini,” ujar Barhydt dikutip dari CNBC, Minggu (21/7/2019).Selain itu, banyak anggota dari komunitas kripto memuji upaya Beller untuk memperkuat langkah balik Facebook yang setelah beberapa waktu lalu digempur isu privasi dan data pribadi.”Facebook telah kehilangan kepercayaan akibat pelanggaran peraturan privasi dan data yang telah mereka lakukan. Jadi karena itu menyenangkan untuk memiliki seseorang di dalam (Facebook) yang sangat jelas berusaha untuk menegakkan standar terbaik,” ucap teknolog cryptocurrency Howard Wu. Editor : Ranto Rajagukguk