Syarat dan Cara Monetisasi Facebook untuk Cuan Tambahan

situsjodoh.com pastiterjual.com

Jakarta, StikerWA Indonesia — Tidak hanya Instagram dan Youtube saja media sosial yang bisa dijadikan mesin penghasil uang. Media sosial Facebook juga dapat dimonetisasi. Penghasilan didapatkan dari konten-konten yang Anda buat dan kemudian di-posting.
Setiap pengguna dapat memonetisasi konten Facebook-nya. Namun terdapat sejumlah aturan yang harus dipatuhi agar monetisasi dapat berlanjut dari waktu ke waktu.

Ada beberapa cara monetisasi konten Facebook yang berbeda yang dapat dicoba.




Syarat dan cara monetisasi konten Facebook yang dapat dicoba. (Ilustrasi Foto: StikerWA Indonesia/Adhi Wicaksono)




Iklan In-Stream: Membuat konten iklan pendek yang ditempatkan di awal, di tengah, dan di akhir konten Anda. Cara ini cocok untuk konten berdurasi panjang.
Langganan Penggemar: Facebook akan memberikan tanda khusus bagi mereka yang menjadi langganan konten Anda. Cara ini cocok bagi mereka yang memiliki jumlah pengikut aktif yang besar.
Konten Bermerek: Monetisasi yang dihasilkan dengan kerja sama antara kreator dengan suatu merek bisnis.
Grup Langganan: Monetisasi ini memberdayakan admin grup guna menjaga eksistensi grup dengan berlangganan konten-konten grup tersebut.

Setelah menentukan cara yang tepat untuk memonetisasi konten, selanjutnya ada aspek kelayakan monetisasi konten Facebook yang perlu Anda tahu.

Klik link Creator Studio Facebook berikut https://www.facebook.com/pages/creation/
Klik menu Monetisasi yang berada di kolom sebelah kiri.
Kemudian pilih Halaman yang telah Anda buat.
Klik Terapkan.
Facebook akan mengarahkan Anda ke sistem pemeriksa kelayakan monetisasi.
Lalu Facebook akan memberi tanda berupa warna dengan arti:

Hijau: Halaman Anda siap menghasilkan uang.
Kuning: Terdapat beberapa masalah yang tidak sesuai dengan aturan Facebook.
Merah: Konten Anda kemungkinan besar melanggar aturan kebijakan Standar Komunitas.
Sebelum monetisasi, Anda harus terlebih dahulu membuat Halaman (page) agar dapat monetisasi. Pembuatan Halaman bisa Anda lakukan dari beranda Facebook. Opsi Halaman berada di kolom sebelah kiri yang ditandai dengan ikon bendera.

Syarat Monetisasi Facebook
Dalam laman resminya, Facebook mensyaratkan 3 aturan agar cara monetisasi Facebook dapat berjalan baik, yakni harus memenuhi standar komunitas Facebook, kebijakan monetisasi partner, serta kebijakan monetisasi konten.
Standar Komunitas Facebook
Aturan standar komunitas merupakan pedoman bagi pengguna agar tidak membuat dan mencegah diunggahnya konten berbahaya. Aturan standar komunitas juga berlaku bagi konten yang tidak dimonetisasi.
Berikut aturan standar komunitas Facebook yang dirangkum dari laman resminya.

Dilarang membuat atau mengunggah konten yang mengandung kekerasan dan kriminal.
Pembuatan konten harus aman dari tampilan: bunuh diri dan melukai diri, eksploitasi, pelecehan, hingga pelanggaran privasi.
Konten juga tidak boleh menyinggung suatu kelompok tertentu seperti ujaran kebencian, berbau seksual, kejam, dan tidak sensitif.
Isi konten juga harus berintegritas dan terjamin keasliannya. Hindari menyebar atau membuat berita palsu, spam, dan sebagainya.
Menghormati karya cipta atau hak kekayaan intelektual.

Kebijakan Monetisasi Partner
Kebijakan Monetisasi Partner mengatur pembayaran dari konten yang Anda posting, share konten, dan sistem pembayaran online.

Membuat konten di platform yang memenuhi syarat: berlaku untuk konten publik yang berada di Halaman (page), acara, grup, dan pihak ketiga yang memenuhi syarat monetisasi.
Tinggal di negara yang memenuhi syarat produk dan fitur tersebut berada. Monetisasi akan hilang jika Anda pindah lokasi yang tidak memenuhi syarat produk dan fitur tersebut.
Mematuhi aturan Standar Komunitas.
Membagikan konten yang autentik. Jika penyedia konten yang kedapatan membagikan berita palsu, click bait atau konten sensasional, kelayakan monetisasinya bisa dicabut.

Kebijakan Monetisasi Konten
Syarat ketiga dari cara monetisasi Facebook adalah Kebijakan Monetisasi Konten. Aturan ini mengatur terkait konten yang di-posting pada halaman Anda. Kebijakan ini memantau konten yang bertentangan dengan kebijakan standar komunitas.
Dalam pembuatan konten, telah diatur format konten yang dilarang atau tidak dapat dimonetisasi di Facebook.

Video diam
Polling gambar diam
Tayangan slide gambar
Video looping
Montage teks
Iklan sematan (iklan yang disisipkan)

Demikian syarat dan cara monetisasi Facebook yang bisa Anda coba mencari pendapatan tambahan. Baca dengan saksama aturan yang dibuat Facebook agar monetisasi berjalan lancar. Selamat mencoba. (imb/fef)

[Gambas:Video StikerWA]