israel

Surat Karyawan Facebook Serukan Investigasi Atas Sensor Konten Pro-Palestina,

StikerWA.CO, Jakarta – Karyawan Facebook meminta perusahaan menyelidiki sistem moderasi konten yang menyebabkan banyak warga Palestina dan mereka yang properjuangan Palestina dalam konflik dengan Israel mengeluhkan suara mereka disensor. Para karyawan menulis surat seruan beberapa minggu setelah serangan udara Israel dalam konflik terbaru menewaskan lebih dari 200 orang di Gaza, termasuk sedikitnya 63 anak-anak. Para penggiat proPalestina telah lama menuduh perusahaan media sosial itu memblokir konten mereka—dan perlakuannya memburuk selama konflik baru-baru ini. Setelah Instagram ikut membatasi tagar yang mengacu pada Masjid Al-Aqsa, aktivis pro-Palestina mengkoordinasikan kampanye untuk meninggalkan ulasan bintang satu tentang Facebook di app store.Dalam surat seruan itu, sebanyak hampir 200 karyawan menuliskan bahwa Facebook telah gagal memenuhi ... Read more

Ketahuan Saat Ada Isu Palestina-Israel, Pegawai Bongkar Diskriminasi Facebook terhadap Muslim

PIKIRAN RAKYAT – Teknisi perangkat lunak Facebook asal Mesir membongkar diskriminasi yang dilakukan perusahaannya kepada muslim. Hal itu baru diketahui saat melihat cara Facebook menyikapi seputar isu Palestina-Israel. Dikutip Pikiran-rakyat.com dari TRT World pada 29 Mei 2021, Facebook menyensor berita-berita terkait Palestina. Hal yang sama tidak dilakukan untuk berita-berita yang terkait dengan Israel. Baca Juga: Garut Heboh, Dua Warga Nekat Serang Markas TNI dan Bawa Senjata Tajam hingga Nyaris Bacok Polisi yang Melerai Salah satu contohnya, kata pegawai itu, adalah Facebook memberi peringatan “sensitive content” kepada penggunanya ketika akan mengikuti akun Facebook resmi Gaza Now, halaman berita yang memiliki lebih dari 3 juta pengikut. ... Read more

Google Sarankan Keffiyeh Palestina sebagai Simbol Terorisme, Netizen Marah Besar

loading… JALUR GAZA – Para pengguna media sosial mengecam keras Google karena mengaitkan syal ikonik Palestina keffiyeh dengan “terorisme”.Saat pengguna melakukan search Google dengan menanyakan, “Syal apa yang dikenakan teroris di kepala mereka?”Secara mengejutkan, Google menjawab pertanyaan itu dengan menampilkan gambar syal keffiyeh Palestina yang dikenakan di kepala atau leher, di samping gambar teroris yang mengibarkan bendera ISIS, atau bahkan wanita Muslim yang mengenakan jilbab atau kerudung.Baca juga: Bos Hizbullah Lebanon: Serangan ke Yerusalem Berarti Perang Regional Selama agresi Israel terbaru di Jalur Gaza, para pengguna media sosial menyoroti keterlibatan berbagai platform media sosial yang dianggap lebih mendukung Israel.Baca juga: ... Read more

WhatsApp Diduga Blokir 100 Akun Jurnalis Palestina

StikerWA.CO, – Aplikasi pesan singkat WhatsApp diduga memblokir sekitar 100 akun jurnalis Palestina setelah pertempuran antara Israel dan Hamas.”Sekitar 100 wartawan di Gaza telah melihat akun mereka diblokir,” kata Wakil presiden Sindikat Jurnalis Palestina, Tahseen Al-Astall, dikutip dari Arab News, Rabu, 26 Mei 2021.Dua jurnalis biro AFP mengaku menerima pemberitahuan dari WhatsApp dalam bahasa Arab yang megabarkan bahwa akun mereka telah diblokir. Kejadian ini tak lama setelah gencatan senjata antara Israel dan Hamas mulai berlaku pada Jumat pekan lalu.Jurnalis lain, di Yerusalem, Tepi Barat, dan Gaza, mengatakan akun mereka juga telah diblokir. Sementara seorang kru Al Jazeera, mengatakan akun mereka ... Read more

Usai Youtube, Google Bikin Netizen Murka karena Kategorikan Keffiyeh Palestina sebagai Pakaian Teroris

PIKIRAN RAKYAT – Setelah Youtube, Google juga secara tidak langsung mengaitkan Palestina dengan ‘teroris’. Sebab, syal ikonis Palestina ‘keffiyeh’ dimasukkan ke dalam kategori penutup kepala pilihan para teroris oleh Google. Keffiyeh Palestina merupakan syal berwarna hitam dan putih yang biasanya dikenakan di bagian kepala atau leher. Para pengguna media sosial pun mengecam mesin pencari Google karena persoalan keffiyeh Palestina tersebut pada Selasa 25 Mei 2021. Baca Juga: Gerhana Bulan Total Rabu 26 Mei 2021, Simak Tata Cara Shalat Gerhana Menurut Kemenag Mereka mengecam Google atas hasil pencarian ‘jenis tutup kepala atau syal apa yang dipakai teroris’, lantaran mencantumkan keffiyeh Palestina ... Read more

Protes Aktivis Pro Palestina Gergaji Rating Aplikasi Facebook

StikerWA.CO, Jakarta – Protes di media sosial oleh para pegiat pro Palestina telah menyebabkan rating aplikasi Facebook baik di Apple maupun Google App Store drop. Protes dilayangkan karena menuding Facebook telah menyensor akun warga Palestina di platformnya. Protes dilakukan dengan ramai-ramai memberi review satu bintang saja kepada aplikasi media sosial terbesar tersebut. Menurut pemberitaan NBC News, Facebook memperlakukan situasi yang terjadi itu sebagai isu yang sangat penting di internal. Seorang ahli software sampai menulis dalam sebuah unggahan di papan pesan internal perusahaan kalau, “Para pengguna kecewan dengan cara kita menangani situasi ini.” Dia menunjuk kepada protes yang berujung membuat rating Facebook ... Read more

Aktivis Pro Palestina “Geruduk” Aplikasi Facebook

Jakarta – Aktivis pro-Palestina “menggeruduk” aplikasi Facebook sebagai protes terkait dugaan penyensoran akun dan postingan terkait dengan isu Palestina. Mereka menjalankan kampanye terkoordinasi untuk menurunkan peringkat ulasan aplikasi Facebook menjadi bintang 1.Kampanye yang dibagikan di seluruh media sosial tersebut mengajak orang-orang memberikan ulasan bintang 1 untuk aplikasi Facebook di toko aplikasi Apple dan Google.Strategi tersebut tampaknya berhasil. Dalam seminggu terakhir, peringkat rata-rata bintang untuk raksasa jejaring sosial tersebut turun dari bintang 4 lebih menjadi 2,3 di App Store dan 2,4 dari sebelumnya 5 di Google Play. Dikutip dari NBC News, banyak ulasan disertai komentar yang menyebutkan dugaan pembungkaman suara terkait ... Read more

Facebook Bentuk Tim Khusus Buru Konten Hoaks Terkait Konflik Palestina – Israel

Liputan6.com, Jakarta – Konflik antara Palestina dan Israel sejak beberapa waktu lalu menimbulkan keriuhan di media sosial. Salah satu perusahaan media sosial, Facebook telah mengambil langkah untuk mengantisipasi penyebaran konten hoaks, ujaran kebencian, dan seruan kekerasan terkait isu tersebut. Perusahaan milik Mark Zuckerberg itu kemudian membentuk tim khusus untuk memantau konten bermuatan hoaks, ujaran kebencian, dan seruan kekerasan terkait isu konflik dua negara tersebut. Tim khusus tersebut dibentuk sejak Rabu 19 Mei 2021. “Pusat operasi ini memungkinkan kami untuk memantau situasi dengan cermat sehingga kami dapat menghapus konten yang melanggar standar komunitas kami lebih cepat, sambil juga mengatasi kemungkinan kesalahan ... Read more

Karyawan Yahudi Google Malah Dukung Palestina

Jakarta – Sekelompok pegawai Yahudi Google berpihak kepada Palestina. Mereka meminta Google meningkatkan dukungannya pada warga Palestina di tengah gempuran Israel yang telah memakan banyak korban warga sipil.Dikutip detikINET dari The Verge, dalam surat internal untuk CEO Google dan Alphabet Sundar Pichai, pegawai Yahudi itu mengutuk serangan Israel yang disebut sebagai kerusakan pada Palestina oleh kekerasan militer Israel.Surat itu telah ditandangani oleh 250 karyawan. Rupanya di kalangan internal Google, ada yang malah menentang Israel dan tidak nasionalis. Wadah resmi pegawai Yahudi di Google disebut membatasi kebebasan ekspresi untuk membela pandangan anti zionis. Maka, organisasi baru mereka yang disebut Jewish Diaspora ... Read more

Aplikasi Al-Qur’an Miliknya Dilucuti Google, Ustaz Adi Hidayat: Dahsyat

PIKIRAN RAKYAT – Ustaz Adi Hidayat kerap kali menyuarakan dukungannya pada Palestina melalui berbagai media. Dia juga tak jarang membahas isu Israel-Palestina dalam kanal YouTube pribadinya. Namun, dikatakan Ustaz Adi Hidayat, beberapa kontennya yang membahas seputar Palestina justru mendapat peringatan dari pihak penyedia platform hingga dicopot penayangannya. Tak hanya itu, Ustaz Adi Hidayat mendapati aplikasi yang dikembangkan oleh pihaknya dihapus Google. “Yang lebih dahsyat lagi. Saya mendapatkan info ada aplikasi kita yang bahkan sudah dihapus oleh Google,” ujarnya, sebagaimana dikutip dari kanal YouTube Adi Hidayat Official pada Sabtu, 22 Mei 2021. Baca Juga: Ingatkan Masyarakat Jangan Sampai Terseret Situasi Israel-Palestina, ... Read more