Palestina

Fakta dan Alasan Palestina Tidak Ada di Google Maps

Jakarta, StikerWA Indonesia — Dua perusahaan raksasa teknologi dunia, Apple dan Google sempat dituduh menghapus Palestina dari peta daring milik mereka beberapa waktu lalu. Sebab, melalui laman pencarian untuk Palestina di Apple Maps dan Google Maps hanya menunjukkan wilayah Jalur Gaza dan Tepi Barat. Namun tidak ada label untuk Palestina. Menurut Independent, klaim bahwa Palestina dihapus dari peta awalnya berasal dari unggahan akun Instagram “Astagfirvlah” yang menuduh kedua perusahaan itu mengeluarkan Palestina secara resmi dari peta mereka. Buntut dari unggahan tersebut, sejumlah Forum Jurnalis Palestina merilis pernyataan yang mengutuk Google dan Apple. Alhasil, warganet pun tergerak untuk menyerukan tagar #PalestinaIsHere, melansir ... Read more

Ketahuan Saat Ada Isu Palestina-Israel, Pegawai Bongkar Diskriminasi Facebook terhadap Muslim

PIKIRAN RAKYAT – Teknisi perangkat lunak Facebook asal Mesir membongkar diskriminasi yang dilakukan perusahaannya kepada muslim. Hal itu baru diketahui saat melihat cara Facebook menyikapi seputar isu Palestina-Israel. Dikutip Pikiran-rakyat.com dari TRT World pada 29 Mei 2021, Facebook menyensor berita-berita terkait Palestina. Hal yang sama tidak dilakukan untuk berita-berita yang terkait dengan Israel. Baca Juga: Garut Heboh, Dua Warga Nekat Serang Markas TNI dan Bawa Senjata Tajam hingga Nyaris Bacok Polisi yang Melerai Salah satu contohnya, kata pegawai itu, adalah Facebook memberi peringatan “sensitive content” kepada penggunanya ketika akan mengikuti akun Facebook resmi Gaza Now, halaman berita yang memiliki lebih dari 3 juta pengikut. ... Read more

Setelah Facebook Giliran Akun WhatsApp Jurnalis Palestina Diblokir

loading…Logo WhatsApp. FOTO/ IST TEL AVIV – Puluhan jurnalis Palestina dilaporkan mengalami pemblokiran akun WhatsApp , di tengah liputan konfrontasi bersenjata Israel di jalur Gaza, Palestina.Jurnalis dari Al Jazeera dan kantor berita AFP mengaku menerima pesan dari WhatsApp, yang menjelaskan bahwa akun mereka diblokir karena melanggar standar.Tahseen al-Astall, wakil presiden Sindikat Jurnalis Palestina, mengatakan bahwa sekitar 100 akun WhatsApp jurnalis di Gaza telah diblokir. BACA JUGA – Cari Konten Porno, Alibaba Siap Kasih Gaji Rp2,2 Juta per Hari Sementara Wael al-Dahdouh, kepala biro Al Jazeera di Jalur Gaza, mengaku akun WhatsApp miliknya telah diblokir selama tiga hari.Dahdouh mengatakan, dia terkejut ... Read more

Google Sarankan Keffiyeh Palestina sebagai Simbol Terorisme, Netizen Marah Besar

loading… JALUR GAZA – Para pengguna media sosial mengecam keras Google karena mengaitkan syal ikonik Palestina keffiyeh dengan “terorisme”.Saat pengguna melakukan search Google dengan menanyakan, “Syal apa yang dikenakan teroris di kepala mereka?”Secara mengejutkan, Google menjawab pertanyaan itu dengan menampilkan gambar syal keffiyeh Palestina yang dikenakan di kepala atau leher, di samping gambar teroris yang mengibarkan bendera ISIS, atau bahkan wanita Muslim yang mengenakan jilbab atau kerudung.Baca juga: Bos Hizbullah Lebanon: Serangan ke Yerusalem Berarti Perang Regional Selama agresi Israel terbaru di Jalur Gaza, para pengguna media sosial menyoroti keterlibatan berbagai platform media sosial yang dianggap lebih mendukung Israel.Baca juga: ... Read more

WhatsApp Diduga Blokir 100 Akun Jurnalis Palestina

StikerWA.CO, – Aplikasi pesan singkat WhatsApp diduga memblokir sekitar 100 akun jurnalis Palestina setelah pertempuran antara Israel dan Hamas.”Sekitar 100 wartawan di Gaza telah melihat akun mereka diblokir,” kata Wakil presiden Sindikat Jurnalis Palestina, Tahseen Al-Astall, dikutip dari Arab News, Rabu, 26 Mei 2021.Dua jurnalis biro AFP mengaku menerima pemberitahuan dari WhatsApp dalam bahasa Arab yang megabarkan bahwa akun mereka telah diblokir. Kejadian ini tak lama setelah gencatan senjata antara Israel dan Hamas mulai berlaku pada Jumat pekan lalu.Jurnalis lain, di Yerusalem, Tepi Barat, dan Gaza, mengatakan akun mereka juga telah diblokir. Sementara seorang kru Al Jazeera, mengatakan akun mereka ... Read more

Usai Youtube, Google Bikin Netizen Murka karena Kategorikan Keffiyeh Palestina sebagai Pakaian Teroris

PIKIRAN RAKYAT – Setelah Youtube, Google juga secara tidak langsung mengaitkan Palestina dengan ‘teroris’. Sebab, syal ikonis Palestina ‘keffiyeh’ dimasukkan ke dalam kategori penutup kepala pilihan para teroris oleh Google. Keffiyeh Palestina merupakan syal berwarna hitam dan putih yang biasanya dikenakan di bagian kepala atau leher. Para pengguna media sosial pun mengecam mesin pencari Google karena persoalan keffiyeh Palestina tersebut pada Selasa 25 Mei 2021. Baca Juga: Gerhana Bulan Total Rabu 26 Mei 2021, Simak Tata Cara Shalat Gerhana Menurut Kemenag Mereka mengecam Google atas hasil pencarian ‘jenis tutup kepala atau syal apa yang dipakai teroris’, lantaran mencantumkan keffiyeh Palestina ... Read more

Mesin Pencarian Google Dikecam Soal Keffiyeh, Ini Alasannya

DESKJABAR – Pusat Arab untuk Kemajuan Media Sosial, 7amleh, telah mengajukan keluhan resmi kepada raksana digital, Google, karena mengaitkan Keffiyeh dengan para teroris dalam mesin pencarian mereka. Para pengguna media sosial mengecam mesin pencari populer Google pada Selasa 25 Mei 2021, setelah hasil untuk pencarian  ‘jenis tutup kepala atau syal yang dikenakan teroris’ mencantumkan keffiyeh sebagai hasil pencarian teratas. Padahal, Keffiyeh, kain kotak-kotak berwarna hitam putih yang biasa dikenakan sebagai tutup kepala atau dikenakan di leher, adalah merupakan bentuk nasionalisme Palestina. Baca Juga: Anggota DPRD Jabar Dicecar Karena Tak Ngaku Dapat Duit Dari Jual Beli Dana Aspirasi Keffiyeh adalah simbol ... Read more

Akui Hapus Semua Postingan Bela Palestina, Akhirnya Facebook Minta Maaf

loading…Ilustrasi Facebook. FOTO/ Ist TEL AVIV – Usai menghapus semua semua postingan yang terkait Palestina , Akhirnya setelah Israel dan Palestina setuju melakukan gencatan senjata, Facebook resmi meminta maaf atas tindakannya.Eksekutif senior Facebook telah meminta maaf kepada Perdana Menteri Palestina Mohammad Shtayyeh melalui pertemuan online atas aksinya memblokir konten pro-Palestina. BACA JUGA – Habis-Habisan Bela Palestina, Aplikasi Al-Quran Milik UAH Dihapus Google Kepala Misi Palestina untuk Inggris, Husam Zomlot, mengatakan Facebook telah mengakui bahwa ada masalah dengan algoritmanya dan berjanji untuk menangani masalah tersebut.Dijelaskannya, tim Facebook yang dipimpin oleh Vice President for Global Affairs, Nick Clegg menginformasikan bahwa pihaknya secara ... Read more

Protes Aktivis Pro Palestina Gergaji Rating Aplikasi Facebook

StikerWA.CO, Jakarta – Protes di media sosial oleh para pegiat pro Palestina telah menyebabkan rating aplikasi Facebook baik di Apple maupun Google App Store drop. Protes dilayangkan karena menuding Facebook telah menyensor akun warga Palestina di platformnya. Protes dilakukan dengan ramai-ramai memberi review satu bintang saja kepada aplikasi media sosial terbesar tersebut. Menurut pemberitaan NBC News, Facebook memperlakukan situasi yang terjadi itu sebagai isu yang sangat penting di internal. Seorang ahli software sampai menulis dalam sebuah unggahan di papan pesan internal perusahaan kalau, “Para pengguna kecewan dengan cara kita menangani situasi ini.” Dia menunjuk kepada protes yang berujung membuat rating Facebook ... Read more

Aktivis Pro Palestina “Geruduk” Aplikasi Facebook

Jakarta – Aktivis pro-Palestina “menggeruduk” aplikasi Facebook sebagai protes terkait dugaan penyensoran akun dan postingan terkait dengan isu Palestina. Mereka menjalankan kampanye terkoordinasi untuk menurunkan peringkat ulasan aplikasi Facebook menjadi bintang 1.Kampanye yang dibagikan di seluruh media sosial tersebut mengajak orang-orang memberikan ulasan bintang 1 untuk aplikasi Facebook di toko aplikasi Apple dan Google.Strategi tersebut tampaknya berhasil. Dalam seminggu terakhir, peringkat rata-rata bintang untuk raksasa jejaring sosial tersebut turun dari bintang 4 lebih menjadi 2,3 di App Store dan 2,4 dari sebelumnya 5 di Google Play. Dikutip dari NBC News, banyak ulasan disertai komentar yang menyebutkan dugaan pembungkaman suara terkait ... Read more