Spam

Penyerang Manfaatkan Google Drive untuk Mengirim Tautan Berbahaya

Cyberthreat.id – Penyerang memanfaatkan fitur kolaborasi Google Drive untuk melakukan kampanye phising. Melansir dari ThreatPost, fitur kolaborasi Google Drive memungkinkan pengguna membuat pemberitahuan push atau email yang mengundang orang untuk berbagi dokumen Google. Penyerang memanfaatkan fasilitas itu dengan mengirimkan pemberitahuan Google Drive kepada target untuk mengundang mereka berkolaborasi pada dokumen. Undangan untuk kolaborasi itu datang dari alamat email no-reply Google Drive, terhingga tampak meyakinkan. Nyatanya, dokumen kolaborasi itu adalah tautan berbahaya yang telah disisipkan malware. Dalam kasus lain, ada pula yang dikirimkan langsung melalui emal (tanpa pemberitahuan kolaborasi) dan menyertakan tautan berbahaya langsung di email tersebut. Google Drive memang memiliki ... Read more

Gemar Sebar Spam di WhatsApp? Awas Dibawa ke Pengadilan!

Jakarta – Pengguna WhatsApp tak boleh macam-macam menggunakan layanan pesan instan tersebut. WhatsApp kini berencana membawa para pengguna yang “nakal” ke pengadilan.WhatsApp pada dasarnya sudah memiliki aturan main mengenai perilaku pengguna layanannya. Pelanggar syarat dan ketentuan pun berpotensi kena sanksi lewat blok sementara atau bahkan permanen. Saat ini perusahaan yang dimiliki Facebook itu juga sudah memiliki rencana untuk memberlakukan kebijakan lebih ketat dengan membawa pengguna yang melakukan pelanggaran tersebut ke meja hijau, sebagamana dilansir Metro.co.uk. Secara khusus, “sasaran tembak” dari rencana kebijakan ini terindikasi sebagai pengguna yang gemar menyebar chat WhatsApp berupa pesan broadcast yang dianggap spam — yang juga ... Read more

Begini Cara WhatsApp Deteksi Spam Tanpa Membaca Pesan

 WhatsApp memiliki 1,5 miliar pengguna yang secara teratur memakainya, bahkan terdapat sekitar 65 miliar pengiriman pesan setiap hari. Menurut WhatsApp, bot khusus pengirim pesan spam secara otomatis sekitar tiga perempatnya dapat dideteksi oleh algoritma WhatsApp. Spam dalam hal ini bukan hanya iklan dan berita, tapi juga penyebaran informasi yang salah, khususnya yang menyebabkan pembunuhan di India. Selain itu, untuk memerangi penyebaran berita palsu yang memicu kekerasan, WhatsApp telah membatasi penerusan pesan ke lima penerima. Namun, batasan tersebut tidak cukup bagi WhatsApp, karena masalah utamanya adalah bot, yang dirancang khusus untuk bekerja pada perangkat multi-akun. Karena konten dienkripsi, layanan tidak dapat mencari kata ... Read more