Target Februari Tenaga Kesehatan Selesai Vaksinasi, Kini Daftar Bisa via WhatsApp

situsjodoh.com pastiterjual.com

Dokumentasi Vaksinasi Covid-19 pertama kali di Provinsi Gorontalo. (F. dok)Hulondalo.id – Vaksinasi Covid-19 khusus untuk tenaga kesehatan se-Provinsi Gorontalo ditargetkan selesai pada Februari mendatang.“Vaksinasi tahap pertama yang sudah dimulai pekan lalu diminta Menkes awal Februari harus sudah selesai. Selanjutnya, untuk tahap kedua sudah selesai pada akhir Februari,” ujar Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim usai mengikuti rapat monitoring dan evaluasi pelaksanaan vaksinasi yang dipimpin oleh Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin secara virtual, Senin (25/1/2021).Sebelumnya berdasarkan laporan dari Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, terdapat beberapa kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan vaksinasi bagi tenaga kesehatan.Di antaranya, respon dari aplikasi Website Peduli Lindungi terhadap registrasi ulang yang sangat lambat.Selain itu, tidak ada petunjuk langsung pada saat registrasi ulang ketika terjadi kesalahan pendaftaran, serta belum semua tenaga kesehatan terdaftar melalui aplikasi SMS Blast, yaitu aplikasi yang dapat memberikan layanan pengiriman SMS ke banyak nomor sekaligus.“Pada rapat tadi ada petunjuk dari bapak Menkes bahwa melalui aplikasi WhatsApp saja sudah bisa dilakukan vaksinasi, jangan lagi menggunakan aplikasi yang justru memperlambat pelaksanaan vaksinasi,” kata Idris.Terpisah, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, Reyke Uloli menjelaskan, guna menanggulangi keterlambatan keluarnya e-ticket atau nomor pendaftaran dari aplikasi Peduli Lindungi bagi setiap tenaga kesehatan yang akan divaksin, Kemenkes telah menginstruksikan proses registrasi secara manual.Dalam proses manual ini, lanjut Reyke, tetap mengikuti prosedur satu data dengan mencatat Nomor Induk Kependudukan (NIK), lokasi fasilitas kesehatan yang menjadi lokasi vaksinasi dan informasi-informasi lainnya.“Jadi untuk registrasi manual ini data tenaga kesehatan yang akan divaksin akan tercatat dan diinput ke dalam sistem setelah dilakukan vaksinasi. Langkah ini dilakukan agar tidak ada hambatan sehingga diharapkan dapat mempercepat pelaksanaan vaksinasi,” tandasnya.(adv/alex)