Ternyata Ini Alasan di Balik Facebook ‘Hapus’ Like Instagram

1 min


116
869 shares, 116 points

Jakarta, CNBC Indonesia – Facebook melakukan uji coba penyembunyian fitur ‘like’ Instagram pekan lalu. Fitur ini diujicobakan di sejumlah negara termasuk Australia, Jepang hingga Italia.
Melalui akun twitter resminya, Instagram mengatakan penyembunyiaon ‘like’ ini karena Instagram ini fokus pada foto dan video yang dibagikan teman bukan pada berapa banyak ‘like’ yang didapatkan postingan tersebut.
“Pengguna masih dapat tetap melihat jumlah ‘like’ yang didapat dengan tap pada daftar akun yang menyukai postingan tersebut, tetapi teman Anda tidak akan bisa melihat jumlah ‘like’ yang telah diterima,” ujar Instagram, seperti dikutip Kamis (18/7/2019).Direktur Kebijakan Faebook Australia dan Selandia Baru, Mia Garlick mengatakan tujuan sembunyikan jumlah ‘like’ untuk mengurangi tekanan dan penghakiman ketika postingannya tak mendapat like dalam jumlah besar, seperti dikutip dari BBC.


Foto: Pengumuman Instagram soal penyembunyian fitur like (twitter @instagram)



situsjodoh.com pastiterjual.com
lowongan kerja nonton film online nonton film online

Bagi para selegram kebijakan sembunyikan ‘like’ bisa membuat mereka harus memutar otak. Maklum, selama ini para selegram menjual ‘like’ untuk menghasilkan uang dari produk yang mereka endorse. Jumlah ‘like’ dikaitkan dengan engagement (keterikatan dan komunikasi dua arah brand dan konsumen).Pendiri dan CEO Social Native David Shadpour mengatakan tes penghilangan ‘like’ sejalan dengan strategi Facebook dan Instagram untuk mendorong pengguna ke ‘Stories’.
“Tujuan Facebook dan Instagram adalah untuk mendorong pengguna ke Stories, karena mereka percaya masa depan dalam bentuk video pendek, bukan gambar statis atau News Feed,” ujarnya seperti dikutip dari CNBC International, Senin (22/7/2019). “Karena itu, mereka fokus pada strategi untuk meningkatkan tingkat konsumsi video konsumen, membuat lebih banyak creator video, dan meningkatkan ROI pengiklan yang memanfaatkan video.”
Menurut David Shadpour, nilai ‘like’ akan segera hilang bahkan jika Instrgram tak menyembunyikan fitur ini.”Dengan mengurangi fokus pada ‘like’ sebagai indikator keberhasilan, pembuat konten akan memiliki kontrol kreatif lebih. Dengan perubahan itu, metrik juga harus bergeser. Waktu yang dihabiskan untuk platform, keterlibatan, pandangan, dan metrik lainnya akan berlaku sebagai KPI,” jelas Davis Shadpour.Simak video tentang Instagram di bawah ini:[Gambas:Video CNBC](roy/miq)


Like it? Share with your friends!

116
869 shares, 116 points

What's Your Reaction?

Marah Marah
0
Marah
Suka Suka
0
Suka
Kaget Kaget
0
Kaget
Muntah Muntah
0
Muntah
Sedih Sedih
0
Sedih
Ketawa Ketawa
0
Ketawa
Cinta Cinta
0
Cinta
Ngakak Ngakak
0
Ngakak
Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format