Usut Dugaan WhatsApp Ravio Patra Diretas, Polisi Sita Ponsel dan Laptop

1 min


127
979 shares, 127 points

Liputan6.com, Jakarta – Aktivis sekaligus peneliti kebijakan publik Ravio Patra dipulangkan polisi pada Jumat 24 April 2020. Ravio ditangkap pada Rabu 22 April atas dugaan penghasutan melalui aplikasi WhatsApp.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri, Brigadir Jenderal Argo Yuwono menjelaskan, Ravio Patra dipulangkan karena penyidik tengah mengumpulkan bukti. Polisi masih menyelidiki dugaan pesan WhatsApp bernada hasutan itu dikirim dari ponsel Ravio.

situsjodoh.com pastiterjual.com
lowongan kerja nonton film online resep kuliner cookpad nonton film online bursa jual beli barang antik

Sebab, Ravio mengaku WhatsApp-nya dibajak dan sempat tidak bisa dikendalikan beberapa jam sebelum dirinya ditangkap polisi. Hal ini akan dikonfirmasi penyidik kepolisian ke pihak WhatsApp.
“Untuk sementara RPA (Ravio Patra Asri) dipulangkan dengan status masih saksi sambil menunggu analisa digital forensik dari labfor untuk memenuhi 2 alat bukti yang cukup,” kata Argo saat dihubungi, Minggu (26/4/2020).
Argo mengatakan, seorang polisi AKBP HS mengaku mendapatkan pesan berantai bernada hasutan tersebut. Dia mengklaim, penyidik telah mengantongi banyak keterangan saksi atas hasutan tersebut.
“Penyidik berdasarkan laporan masyarakat yang resah tidak hanya di Jakarta, tetapi di berbagai daerah seperti info adanya AKBP HS itu adalah saksi karena mendapat kiriman pesan tersebut dan banyak lagi saksi yang dikirimkan pesan,” tegas Argo.
Argo juga menekankan, polisi tak mencari-cari kesalahan Ravio. Sebelumnya Ravio disebut dijebak oleh polisi seiring kasus WhatsApp-nya yang tidak bisa diakses alias diretas.
“Semuanya langkah penyidik untuk membuat jelas berdasarkan kejadian dan saksi bukan karena mencari-cari untuk alibi RPA no handphone akun WA di-hack ini yang sedang didalami. Karena ada beberapa keterangan yang perlu waktu, seperti keterangan dari server WhatsApp, saksi ahli, analisis dan lain-lain,” ujar Argo.
Sejumlah barang bukti telah disita dalam kasus tersebut. Di antaranya, 1 unit ponsel Samsung S10 warna biru, 1 unit ponsel Iphone 5 warna silver, 1 unit Laptop macbook 13″ warna silver, 1 unit Laptop Dell warna hitam, dan 1 buah KTP a.n RAVIO PATRA ASRI.
Ravio Patra diduga melanggar Pasal 28 Ayat 2 Jo Pasal 45 huruf A ayat 2 UU RI No.19 tahun 2016 sesuai perubahan UU RI No.11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik jo pasal 14 ayat 1 atau ayat 2. Atau pasal 15 UU RI no 1 tahun 46 tentang Peraturan Hukum Pidana atau pasal 160 KUHP.


Like it? Share with your friends!

127
979 shares, 127 points

What's Your Reaction?

Marah Marah
0
Marah
Suka Suka
0
Suka
Kaget Kaget
0
Kaget
Muntah Muntah
0
Muntah
Sedih Sedih
0
Sedih
Ketawa Ketawa
0
Ketawa
Cinta Cinta
0
Cinta
Ngakak Ngakak
0
Ngakak
Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format