Viral di Grup WhatsApp, Nomor Call Center Palsu di ATM Sudah Diblokir

1 min


125
959 shares, 125 points

Jakarta – Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) memblokir nomor telepon yang terindikasi disalahgunakan untuk melakukan penipuan dengan cara memanipulasi nomor call center/customer service pada mesin ATM.Pemblokiran SIM card seluler terkait kasus penipuan di mesin ATM ini pertama kali dilakukan oleh BRTI. Langkah tersebut dikerjakan usai menerima aduan masyarakat dan melakukan pemantauan terhadap peredaran video yang viral di berbagai grup WhatsApp.Sebagai informasi, di dalam video tersebut menceritakan tentang manipulasi nomor call center/customer service pada mesin ATM salah satu bank BUMN di wilayah Banyuwangi, Jawa Timur. “Setelah beberapa hari terakhir beredar viral dalam berbagai grup WA (WhatsApp) soal video indikasi penipuan itu, kami ingin cepat tanggap terhadap pengaduan masyarakat,” ujar Ketua BRTI Ismail dalam pernyataan tertulisnya, Jumat (4/1/2019).Dikatakan Ismail yang juga menjabat sebagai Direktur Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (Dirjen SDPPI) Kementerian Kominfo, langkah cepat diambil sebagai salah satu bentuk perlindungan terhadap masyarakat.”BRTI telah melakukan koordinasi dengan bank cabang setempat serta dengan operator seluler. Dalam waktu kurang dari 24 jam sejak masuknya pengaduan, nomor yang diindikasikan melakukan penipuan tersebut telah diblokir oleh operator telekomunikasi yang bersangkutan,” jelas Ismail.Ismail menjelaskan, dasar pemblokiran sesuai dengan Ketetapan (TAP) BRTI Nomor: 04 Tahun 2018 tentang Penanganan Pengaduan Penyalahgunaan Jasa Telekomunikasi, Ketetapan itu berlaku terhitung sejak tanggal 10 Desember 2018.”Penyalahgunaan jasa telekomunikasi tersebut perlu ditangani dengan cepat dan terintegrasi sehingga kepercayaan masyarakat terhadap tujuan dan manfaat dari proses registrasi pelanggan jasa telekomunikasi terjaga dengan baik dengan tidak mengabaikan hak-hak pelanggan jasa telekomunikasi,” tuturnya. TAP BRTI Nomor 4/2018 yang dikeluarkan tanggal 30 November 2018 itu mengatur sanksi atas penyalahgunaan jasa telekomunikasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.Untuk perlindungan pengguna jasa telekomunikasi, BRTI dan Kominfo mengimbau kepada seluruh pengguna jasa yang mengetahui atau mengalami penipuan untuk segera melakukan pengaduan ke BRTI melalui helpdesk atau akun twitter @aduanBRTI. Pelanggan jasa telekomunikasi dapat melaporkan panggilan dan/atau pesan yang bersifat mengganggu dan/atau tidak dikehendaki (spam call and/or message), termasuk yang diindikasikan penipuan dalam berbagai bentuknya. Baik itu berupa permintaan untuk segera mengurus pembayaran transaksi tertentu, transfer uang atau informasi pelanggan menjadi pemenang kuis/undian.(agt/krs)

situsjodoh.com pastiterjual.com
lowongan kerja nonton film online nonton film online

Like it? Share with your friends!

125
959 shares, 125 points

What's Your Reaction?

Marah Marah
0
Marah
Suka Suka
0
Suka
Kaget Kaget
0
Kaget
Muntah Muntah
0
Muntah
Sedih Sedih
0
Sedih
Ketawa Ketawa
0
Ketawa
Cinta Cinta
0
Cinta
Ngakak Ngakak
0
Ngakak
Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format