WhatsApp akan dilengkapi spanduk penjelasan kebijakan privasi

1 min


117
879 shares, 117 points
situsjodoh.com pastiterjual.com
lowongan kerja resep kuliner cookpad nonton film online bursa jual beli barang antik

Jakarta (ANTARA) – Aplikasi perpesanan milik Facebook, WhatsApp, akan menambahkan spanduk dan informasi tambahan yang akan menjelaskan kepada pengguna mengenai kebijakan baru terkait privasi.Langkah tersebut ditempuh WhatsApp sebagai upaya untuk meluruskan kebingungan, menyusul banyaknya misinformasi yang beredar mengenai pembaruan kebijakan privasi WhatsApp.”Dalam minggu-minggu mendatang, kami akan menampilkan spanduk di dalam WhatsApp yang menyediakan lebih banyak informasi di mana pengguna dapat membacanya dengan saksama,” WhatsApp mengatakan dalam keterangan tertulis, dikutip Jumat.Selain itu, WhatsApp juga menyertakan informasi tambahan untuk menjawab berbagai pertanyaan sebagai bagian dari usaha mengatasi kekhawatiran para pengguna.Baca juga: Telegram sediakan fitur impor percakapan dari WhatsappSebelumnya, WhatsApp telah menggunakan fitur Status untuk menginformasikan informasi terbaru secara langsung dari dalam aplikasi.WhatsApp menekankan bahwa pesan pribadi pengguna akan selalu terenkripsi secara end-to-end, sehingga platform tidak dapat membaca pesan atau mendengarkan panggilan telepon pengguna.WhatsApp menjelaskan pembaruan kebijakan tersebut akan memperjelas cara kerja perpesanan bisnis dan fitur-fitur bisnis di WhatsApp.Misalnya, opsi bagi bisnis untuk memasang tombol di laman toko Facebook-nya yang bisa menghubungkan konsumennya untuk mengirim pesan ke WhatsApp,atau pun penggunaan third-party hosting untuk WhatsApp Business API.Baca juga: India minta WhatsApp tarik pembaruan kebijakan privasiWhatsApp menekankan pembaruan kebijakan ini tidak memengaruhi privasi pesan pribadi dengan teman dan keluarga. Pembaruan ini juga tidak memperluas kemampuan WhatsApp untuk berbagi data dengan Facebook.Perubahan ketentuan kebijakan privasi tersebut sempat membuat pengguna berpaling ke aplikasi perpesanan lainnya, salah satunya Signal yang mengalami pertumbuhan pesat. Hal senada juga dirasakan Telegram yang mengalami lonjakan pengguna.Melihat hal itu, WhatsApp mengingatkan pengguna akan pentingnya fitur enkripsi end-to-end secara default.”Beberapa aplikasi mengklaim bahwa mereka tidak dapat melihat pesan pengguna. Perlu diketahui bahwa jika suatu aplikasi tidak menawarkan enkripsi end-to-end secara default, ini berarti aplikasi tersebut dapat membaca pesan Anda,” ujar WhatsApp.Sementara soal aplikasi lain yang menyebut mengetahui lebih sedikit informasi dibanding WhatsApp, platform perpesanan itu mengklaim memiliki akses ke sebagian data terbatas agar dapat menyediakan layanan yang aman dan reliabel.Baca juga: WhatsApp uji coba fitur log out dukung penggunaan multi-perangkatBaca juga: WhatsApp uji coba fitur baru, “mute” video sebelum dibagikanPewarta: Arindra MeodiaEditor: SuryantoCOPYRIGHT © ANTARA 2021


Like it? Share with your friends!

117
879 shares, 117 points

What's Your Reaction?

Marah Marah
0
Marah
Suka Suka
0
Suka
Kaget Kaget
0
Kaget
Muntah Muntah
0
Muntah
Sedih Sedih
0
Sedih
Ketawa Ketawa
0
Ketawa
Cinta Cinta
0
Cinta
Ngakak Ngakak
0
Ngakak
Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format