Whatsapp Memblokir 2 Juta Lebih Akun di India, Apa Sebabnya?

situsjodoh.com pastiterjual.com

Jakarta, StikerWA – WhatsApp mengatakan telah memblokir lebih dari dua juta akun di India pada Mei dan Juni. Alasannya adalah karena akun-akun itu melanggar aturan.Aplikasi perpesanan tersebut mengatakan 95 persen dari pengguna ini diblokir karena melanggar batas berapa kali pesan dapat diteruskan di India. Langkah itu dibuat oleh WhatsApp dalam laporan kepatuhan bulanan pertamanya di bawah aturan teknologi informasi (TI) baru yang kontroversial di India.Sebelumnya pada Februari pemerintah India mengumumkan aturan TI baru, namun aturan itu mulai berlaku pada Mei. Aturan itu berusaha untuk mengatur konten di media sosial dan platform streaming, dan telah menimbulkan kekhawatiran serius tentang kebebasan berbicara dan privasi pengguna.Kritikus mengatakan aturan itu memberi pemerintah dan lembaga penegak hukum kekuatan untuk menghapus berbagai konten di internet. Tetapi pemerintah mengklaim aturan itu dimaksudkan untuk mencegah penyalahgunaan dan kesalahan informasi. Baca Juga: India Minta WhatsApp Tarik Kebijakan Privasi Terbaru 1. India pasar terbesar WhatsappANTARA FOTO/REUTERS/Adnan AbidiIndia adalah pasar terbesar WhatsApp. Perusahaan memiliki sekitar 400 juta pengguna di sana.Layanan perpesanan milik Facebook itu mengatakan fokus utamanya saat ini adalah untuk mencegah akun di India mengirim pesan berbahaya atau tidak diinginkan dalam skala besar.Dengan menggunakan teknologi pembelajaran mesin canggih (advanced machine learning), WhatsApp dilaporkan memblokir hampir delapan juta akun di seluruh dunia setiap bulannya.2. Pernyataan Whatsapp Lanjutkan membaca artikel di bawah Editor’s picks webMenurut BBC, akun yang dihapus Whatsapp di India memiliki nomor dengan kode negara +91.“Dua juta akun di India yang mengirimkan tingkat pesan yang tinggi dan tidak normal diblokir di India saja antara 15 Mei sampai 15 Juni,” kata layanan tersebut.Langkah ini dilakukan Whatsapp karena aplikasi mereka kerap menjadi sorotan karena digunakan untuk penyebaran informasi dan berita palsu di India. Di mana berita palsu dan tipuan dapat diteruskan ke puluhan ribu pengguna dalam hitungan jam, membuatnya sulit untuk ditangani. Baca Juga: India Terapkan Aturan Baru pada Facebook, Twitter dan WhatsApp 3. Langkah penanganan WhatsappDirektur Komunikasi, APAC, WhatsApp Sravanthi Dev dalam peluncuran fitur Catalog pada WhatsApp Business (StikerWA/Shemi) Di masa lalu, pesan dan video palsu yang beredar secara massal telah memicu kekerasan massa di India, bahkan menyebabkan kematian. Untuk itu, WhatsApp mengatakan telah menggunakan alatnya sendiri untuk mencegah penyalahgunaan di platform, selain juga menanggapi keluhan pengguna.Perusahaan mengatakan mengandalkan “sinyal perilaku” dari akun pengguna, atau pada “informasi tidak terenkripsi” yang tersedia, foto profil dan grup, dan deskripsi untuk mengidentifikasi potensi pelanggaran. Baca Juga: India Instruksikan Hapus Konten soal COVID-19 Varian India Baca Juga: Ini Penyebab Twitter Terus Cekcok dengan Pemerintah India