WhatsApp Tiba-tiba Kampanyekan Fitur Keamanannya, Kenapa?

situsjodoh.com pastiterjual.com

Jakarta, CNBC Indonesia – WhatsApp baru saja merilis iklan baru di dua pasar terpentingnya Jerman dan Inggris. Iklan itu mengenai enkripsi penuh pada layanan chat menyusul adanya aturan baru di WhatsApp dan reaksi yang diterima.
Video iklan pendek itu menyoroti konten yang dikirim lewat WhatsApp terlihat dalam teks biasa kepada pengguna. Ini karena adanya end-to-end encryption dalam platform tersebut, dikutip dari laman The Star, Senin (14/6/2021).

WhatsApp sendiri telah merilis resmi aturan baru privasi pada Mei lalu. Diumumkan Januari lalu, layanan pesan singkat itu mendapatkan banyak kritikan dan migrasi pengguna besar-besaran dalam beberapa bulan terakhir.

Pembaruan tersebut secara luas diartikan lebih banyak data dibagikan dengan induk usaha WhatsApp, yakni Facebook.
WhatsApp membantah tudingan itu sebagai kesalahpahaman. Perusahaan juga berulang kali menekankan soal tidak akan adanya pelemahan pada fitur end-to-end encryption yang telah dijalankan.
Adanya end-to-end encryption membuat layanan itu sudah tidak bisa mengakses pesan dan konten dari penggunanya.
Menurut Kepala Eksekutif WhatsApp, Will Cathcart terdapat kesalahan pada pengumuman aturan itu. Perusahan dikatakan gagal mengkomunikasikan dengan jelas apa dan mengapa mereka melakukannya.
Will Cathcart menambahkan WhatsApp telah merencanakan kampanye iklan soal end-to-end encryption. Namun ada lebih banyak alasan membicarakannya setelah muncul tanggapan selama beberapa waktu terakhir.
Dia mengklaim sebagian besar pengguna menyetujui aturan baru. Namun tak memberikan jumlah pasti dalam pernyataan itu.
Sebagai informasi, sebelumnya pengguna yang tidak setuju akan kehilangan akses ke fungsi dasar WhatsApp dari waktu ke waktu. Namun ternyata mereka tidak mendapatkan konsekuensi apapun.

[Gambas:Video CNBC]

(roy/roy)